DARI MATA TURUN KE DOSA

DARI MATA TURUN KE DOSA

  • WpView
    Dibaca 1,542
  • WpVote
    Vote 29
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Mar 18, 2017
WpInfo
Fiksi
Tema Sosial
cerita inspiratif anak pondok pesantren-yang mengisahkan seorang santri ikhwan(pria) yang terlalu jatuh cinta dengan santri akhwat(wanita) lewat pandangan mata yang membuatnya lalai dan terbunuh sendiri oleh pandangannya.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#5
nopacaran
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Al & El : Gus, atau Pengurus? | Lanjut After Married
  • Menunggu Halal Bersamamu
  • Muallaq (End)
  • Adzan Adikhallah
  • Cinta Dalam Istikharah
  • married with kiyai's son [Selesai]
  • Astagfirullah, Sabrina! (TERBIT)
  • KINZA [END]

Menjadi istri dari seorang gus sholeh dari pondok besar, bukankah itu impian kebanyakan santri?. Tapi tidak dengan Najma Alshafa. Seorang pengagum rahasia yang berhasil mengungkapkan kekagumannya pada sang idola. Ia berharap, dengan kedekatannya pada idolanya itu membuat mereka dipersatukan sebagai pasangan. Namun, semua berjalan diluar rencana saat gus pesantren tempatnya mencari ilmu tiba-tiba saja melamarnya. Ditambah, seorang pengagum tiba-tiba mengungkapkan perasaan dan seakan terus mengejar gadis itu. Seiring berjalannya waktu, muncul banyak plot twist kehidupan dan fakta tentang para lelaki yang tengah ia hadapi. Ditengah dilemanya, petunjuk Allah akhirnya muncul. Lalu, lelaki manakah yang Allah pilihkan? Takdir manakah yang akan gadis itu jalankan? Jalan manakah yang akan membawanya menuju tujuan selanjutnya? - Cerita ini murni karangan sendiri, bila ada kesamaan dengan cerita lain, mungkin hanya kebetulan. Buat cerita nggak gampang, jangan plagiat ya kawan-kawan 🌼 #2 spiritual (8/6/2023)

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan