Story cover for Ha! by roselatior
Ha!
  • WpView
    LECTURAS 32
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
  • WpView
    LECTURAS 32
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
Continúa, Has publicado mar 18, 2017
Malam itu, di perhentian yang di awal hanya dirinya yang bertumpu dengan sapuan angin, hadir seorang gadis sembari menggendong boneka tanpa butir mata di mukanya. Menghampirinya tanpa satu keraguan dan mendadak memohon padanya untuk memberikan sepotong roti. 

Berawal dari sanalah netranya menyelami pelangi yang tertutup jeleknya semesta. Jiwanya yang monoton, tidak ada perubahan dinamis tiap harinya, lambat laun luntur bersamaan dengan canda tawa sang bocah.

Tanpa potongan roti itu, jiwanya tidak akan pernah maju satu sentipun.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Ha! a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#87tunawicara
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
GERBONG KERETA, CERITA KITA✔ de Farissa_Wang
22 partes Concluida
Dia kelaparan, kedinginan, tanpa seorangpun di sisinya. Dia Chris---pemuda 24 tahun yang kehilangan segalanya kecuali nyawa dan sehelai baju yang melekat di badan. Pengeboman itu, menghancurkan hidupnya, masa depannya yang terancang apik di depan mata. Hingga langkahnya yang letih membawanya menaiki sebuah gerbong kereta tua yang akan membawa penumpangnya menuju pinggiran kota---tempat orang buangan berada. Ke sana lah, tujuan Chris satu-satunya. Mendudukkan diri di kursi kereta yang dingin, Chris meremas perutnya yang lapar. Ia belum makan sejak kemarin. Ia berusaha menahannya, seperti yang biasa ia lakukan, tapi gagal tatkala sepotong roti nyaris berjamur tersodor didepannya. "Ambillah. Kau pasti lapar," Seorang gadis dengan pakaian kasual cukup lusuh, menatapnya kasihan. Chris ingin menolak, namun perutnya yang kembali berbunyi enggan berkompromi. Dengan ragu dan juga malu, Chris menyambutnya. "Terimakasih," "Terimakasih nya lain kali saja. Yang terpenting sekarang adalah melarikan diri dari tanah Jahannam ini," Tanpa izin, si gadis telah mendudukkan diri di bangku bersebelahan dengan Chris yang kini tengah menyuapi diri dengan agak rakus. "Pelan-pelan saja makannya, tidak ada yang ingin mengambilnya darimu," Ia terkekeh kecil. Chris tertegun malu, lalu melambatkan kunyahan nya yang bisa dibilang tergesa, "Maaf," "Kenapa meminta maaf?" Ia berujar lembut. "Omong-omong, kita belum berkenalan. Aku Hazel, dan kau?" Spontan Chris berhenti makan. Tidak, ia tidak terkejut dengan uluran tangan si gadis yang mengajaknya bersalaman, melainkan karena pertama kalinya ada orang yang mau mengenalnya lagi setelah selama ini ia dibuang, dikucilkan, dimaki. Chris menatapnya lamat, meragu sejenak. Akankah Chris meraih uluran tangannya? Sebuah kisah sepasang insan manusia yang saling menemukan 'sungai' di kedua pelupuk netra, berlatarkan tahun 1870, San Fransisco, California. ----{GERBONG KERETA, CERITA KITA}----
Nashara de Queen_Suya
11 partes Continúa Contenido adulto
"Apa Tuhan juga jijik melihatku sampai memilih diam begitu lama?" Nashara Pramesti Dyah Wulaningrum tidak pernah meminta dilahirkan sebagai pilihan. Namun sejak napas pertamanya di dunia, alam gaib sudah lebih dulu tunduk padanya-dan dunia nyata memutuskan untuk menolaknya. Terlahir dari darah biru Prabu Siliwangi, Nashara dibesarkan dalam keluarga yang lebih mengenal luka daripada kasih sayang. Kekerasan, pengasingan, dan derita yang seharusnya asing bagi seorang anak, menjadi makanan sehari-harinya. Tubuhnya lebam, jiwanya koyak. Tapi matanya? Ia menyaksikan lebih dari yang bisa dimengerti manusia biasa-kematian, kegelapan, dan dunia yang tak kasat mata. Semakin ia tumbuh, semakin tajam penglihatannya. Namun karunia itu menjadi kutukan. Dunia mencapnya sebagai pembawa sial. Ia diperkosa, dipukul, dipatahkan, dikutuk. Ia mencoba bertahan. Ia mencoba mencari Tuhan. Tapi dalam sujud dan air mata, yang menjawab hanya sunyi. "Aku tidak pernah ingin jadi istimewa. Kalau istimewa artinya harus dihancurkan dari semua sisi." Diburu rasa bersalah, dikejar oleh luka-luka masa lalu, Nashara menyimpan kengerian yang tak bisa dibagikan kepada siapa pun. Saat dunia gaib memanggilnya dengan hormat, dunia nyata hanya tahu cara menghancurkannya perlahan. "Aku hidup... tapi entah sejak kapan aku berhenti merasa hidup." Cerita ini bukan tentang pahlawan. Ini tentang seorang jiwa yang ingin dicintai, namun terus dibantai. Tentang seorang anak yang ingin pulang, tapi tak pernah punya rumah. Tentang Nashara... dan rahasia kelam yang akan mengubur dunia dengan pelan.
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
AMERTA : The Last Embrace cover
KuPu kUpU (Completed) cover
KITA YANG HAMPIR SELAMANYA cover
GERBONG KERETA, CERITA KITA✔ cover
White Lily cover
Paralelia cover
Jangan Pukul Devan, Ayah!  (END) ✅ cover
Senja cover
Nashara cover

AMERTA : The Last Embrace

5 partes Continúa

Seorang gadis bernama Xiera Laurent Ravendra yang memegang janji dari sahabat kecilnya. Sahabat yang selalu menemaninya di setiap keadaan apapun, kini pergi meninggalkan nya. Hari demi hari berganti, tahun demi tahun berlalu. Sebuah janji yang tidak tau kapan akan di tepati. Ataukah tidak akan pernah di tepati? Dan di saat ia sudah mulai melepas semua janji yang pernah di ucapkan. Mengenang semua kenangan tanpa kembali berharap. Namun, belum sempat semua itu terlaksana, orang yang selama ini ia tunggu malah kembali dengan ingatan yang tak lagi utuh. "Maaf." Hidupnya bertambah pelik ketika ia menemukan berbagai fakta yang tak pernah ia pikirkan sama sekali. "Kenapa kamu harus bohongin aku!?" Sekarang, hanya satu yang dirinya ingin tanyakan ... apakah semesta sedang mempermainkan takdirnya? ◦◎◦━◦◎◦ 𝐀𝐭𝐭𝐞𝐧𝐭𝐢𝐨𝐧⚖️❗ • Terdapat kekerasan dalam cerita ini. • Silahkan lewati part jika merasa terganggu atau tidak nyaman. • Para plagiator mending pergi jauh jauh by : @slnnnseaa