Story cover for "OUR" by catkoala
"OUR"
  • WpView
    Reads 173
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 173
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Mar 18, 2017
Ketika cinta harus berkorban.
Ketika persahabatan harus ternodai dusta.
Ketika cinta baru datang menghampir.

Cerita lama pun berakhir

Cerita antara Aku-kamu-dia dan dia yang memegang tangan ku saat hampir jatuh dalam jurang keterpurukan.

Ya... DIA.

Cerita persahabatan dua wanita cantik Keiza maharani dan Erica salavina yang harus ternodai karna mencintai pria yang sama. 

Derron marvel, seorang model. pria yang di cintai kedua sahabat itu pun menjatuhkan pilihan pada Keiza. Sedangkan Keiza yang menyayangi sahabatnya itu memilih untuk berhubungan dengan Derron di belakang Erica.

Saat skandal terkuak, Erica dengan patah hati dan keterpurukannya di pertemukan dengan Valian giotito, seorang dokter spesialis Jantung.

Bagaimanakah kisah mereka?
All Rights Reserved
Sign up to add "OUR" to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Setelah Menikah by _lovsbook
28 parts Complete
Kayana Adhigana. Rajata Arya Danadipa, berani sumpah demi apapun kalau pria itu sungguh sangat membenci pemilik nama itu. Perempuan yang tidak pernah ia kenal sebelumnya, tau-tau masuk ke dalam kehidupannya dan secara ajaib menjadi istrinya sekaligus menghancurkan semua mimpi-mimpi besarnya. Ayahnya berkata, bahwa orang-orang seperti mereka ini tidak perlu membesar-besarkan persoalan cinta dalam sebuah pernikahan. Aryadana Ararya juga berpesan kalau cinta itu soal gampang! Cinta bisa datang dengan mudah karena terbiasa. Cukup menikah saja, maka semuanya akan beres. Tapi apa kenyataannya? Setelah menikah dengan Kayana, kebencian pria itu terhadap istrinya kian menggunung. Kian tak terbendung dan tidak bisa disembunyikan bagaikan batuk yang menyerang tenggorokannya, yang tak dapat ia tahan untuk tidak ia muntahkan. Dadanya bergemuruh tiap kali melihat Kayana. Darahnya mendidih setiap kali menjumpai bibir wanita itu mengulas senyuman. Bahkan untuk segaris senyum saja, Raja memerlukan waktu seharian untuk memperbaiki suasana hatinya. Belum lagi ketika ia mendengar Kayana berbicara. Raja tidak akan berhenti memijat pelipisnya yang berdenyut nyeri, karena ingin menghilangkan suara memuakkan penuh kepalsuan itu dari kepalanya. Sedalam itu kebenciannya terhadap Kayana. Jadi, bagaimana dia bisa jatuh cinta kalau melihat Kayana saja rasanya dia tidak sudi? Akan tetapi seolah belum cukup dengan membuat Raja membenci. Perempuan tidak tahu diri itu, dengan tidak tahu malu meminta sesuatu yang tidak akan pernah bisa Raja berikan. "Saya mohon, Mas. Saya mau punya anak. Mas bisa membantu saya, kan?" Raja geleng-geleng kepala sambil berdecih jijik. Bukankah wanita ini sudah gila? Tunggu. Apakah ada kosakata yang lebih gila daripada kata gila itu sendiri? Sinting! Ya! Wanita ini benar-benar luar biasa sinting! Tapi mengapa Raja tidak suka setelah melihat Kayana hidup baik-baik saja tanpa dirinya? Apakah dia yang mulai sinting? ♡♡♡♡♡♡ Dimulai, 25 April, 202
Blame The Silence (END) by moosahara
9 parts Complete Mature
Setelah kecelakaan yang merenggut nyawa kedua orang tuanya dan membuat adiknya koma, hidup Kierra porak poranda. Dengan bantuan sahabatnya, Kierra menjadi asisten pribadi seorang wanita cantik, dia mengubur mimpi untuk menyelesaikan gelar master dan mencari segala cara untuk membayar biaya pengobatan sang adik. "Kamu membutuhkan uang Kierra?" wanita cantik bermata teduh itu bertanya dengan lembut. "Jumlahnya cukup banyak." "Bukan cukup, tapi sangat banyak, tante." Kierra nyaris menangis. "Aku akan memberikannya cuma-cuma, bahkan aku akan memindahkan adikmu ke rumah sakit yang lebih baik." Mata Kierra menatap wanita itu tak percaya, tapi selalu ada syarat akan sebuah penawaran bukan begitu? "Jadilah kekasih anakku." Wajah Kierra memucat. Wanita itu tertawa, "Anak tiriku Keirra , umurnya hanya beberapa tahun di atasmu. Buat dia jatuh cinta denganmu." Kierra menggeleng dengan cepat, dia bukan wanita seperti itu. Itu sama saja melacurkan diri. "Dia tampan, keren dan menarik. Tidak sulit jatuh cinta padanya." Kierra menahan nafas, masih menggeleng. Dia tidak mau cara seperti itu. "Anakku itu, orang yang sulit." sepertinya penawarannya terlalu berat untuk seorang gadis putus asa seperti Kierra, wanita itu mengeluh. Kierra memiliki segalanya sebagai wanita. Tapi dia juga memiliki prinsip. Dengan usaha terakhir dia menunjukkan foto anak tirinya pada Kierra. Jantung Kierra berdetak cepat saat melihat foto itu. "A..aku mau."
You may also like
Slide 1 of 7
Toxic Relationship cover
EX's (Completed) cover
Jangan Bermain Cinta dengan Mapala cover
this is me cover
Setelah Menikah cover
Blame The Silence (END) cover
HAPPIEST WOUND (SELESAI)✅ cover

Toxic Relationship

12 parts Ongoing Mature

Di dalam hubungan ini, hanya ada aku dan rasa kesal mu *** "Menurutlah Nona, mungkin Tuan akan berbaik hati dengan meringankan hukuman mu," ucap Pria yang sama. Tidak mungkin! Dia Kris, tangan kanan dari seseorang yang Kaluna benci dan secara bersamaan juga ia cintai. "Apakah kau bisa menjamin Kris, bahwa ucapanmu benar?" tanya Kaluna dengan datar. Kris terdiam. "Kau bahkan tidak bisa menjamin dirimu sendiri akan selamat darinya jika tidak berhasil membawaku pulang bukan?" tanya Kaluna lagi dan Kris tetap tidak beraksi. Kaluna mendengguskan napasnya. Kaluna berjalan mendekat ke Kris, sebelah tangannya ia masukkan ke kantong celana yang ia pakai. Berhenti tepat di depan Kris, ia melirik ke arah belakang Kris, dimana beberapa anak buahnya berdiri. "Ada 4," batin Kaluna. Kembali memusatkan pandangan ke arah Kris. "Kau terlalu setia Kris, bagaimana jika kau bilang pada Tuan mu bahwa aku di temukan meninggal dunia? Kau tidak akan kena hukuman, begitu juga aku. Kau bisa mengambil jasad seseorang yang sudah rusak, anggap saja itu diriku. Selesai!" Kaluna mencoba menawarkan kerja sama. Kris terdiam, "Nona, kau tau bukan bahwa Tuan bisa mendengar semua ucapanmu saat ini." Kaluna melirik earphone yang terletak di telinga kiri Kris. "Sial!" umpat Kaluna. *** Kaluna tidak pernah tahu. Dari tangan yang pernah menyelamatkannya, datang genggaman yang tak akan pernah melepaskannya.