Love Is Beauty (Slow Update)

Love Is Beauty (Slow Update)

  • WpView
    Reads 187
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 6, 2020
"Jadi guru privat lo?? Hellow??" desis navilla "Iyalah, kalo enggak mau ya lu tau sendiri kan gimana akibatnya? Semuanya sih tergantung lu aja" jawab devan santai. "Inginku berkata kasar ya allah" gumam navilla pelan. "Inginku berkata aku mencintai perempuan dihadapanku ini ya allah" balas devan sambil terkekeh. Navilla diam. Devan menatap navilla diam juga. Bagaimana jika ia berdua dijidohkan?? Cinta kah?? Apa yg akan terjadi?? Baca kelanjutannya. With love Petrina Indah
All Rights Reserved
#34
kaikim
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Treacherous
  • AKSATA (SELESAI)
  • My Bad Baby Boy (Complete)
  • LEITHLEACH
  • Rumah Tanpa Atap
  • Cuek Tapi Romantis [Dreame/Innovel]
  • He Wrote My Name Wrong
  • LOVE STORY QIANARRA
  • Just be Mine [Sudah Terbit]

"Tumben amat lo rajin? Gara- gara ada Elia pasti?" protes Justin tidak terima, mereka berempat kan sering dijuluki trouble maker di kelas karena tidak pernah mengerjakan tugas dan selalu buat onar. Paling Cuma numpang nama, tapi kini Justin takjub, Mario ikut kerkom? "Cot, bukan gara- gara Elia. Lo tahu kan gue sekelompok sama Zeva? Ngeri gue di kick sama dia dari kelompok, mana itu cewek kesayangan guru pula. Terus, ya, Elia juga terlibat sih, hehe" Mario menjawab sambil menggaruk kepalanya, karena merasa sangan plin plan dengan omongannya. "Sekate- kate lo, dah, Yo. Ini gue mau tanyain dari lama, sih, lo suka sama Elia? Sampai segitunya? Sampai tiket live lounge SeaShore lo kasihin ke dia padahal lo sendiri juga tahu, gue fansnya SeaShore" Justin memeluk ukulelenya kemudian menatap Mario yang langsung memicing ke arahnya. "Menurut lo aja?" sentak Mario emosi *** "Lo suka Mario, El?" tembak Amel langsung. Mulanya Elia diam tapi kemudian berani menjawab pertanyaan Amel. "Nggak tahu, juga, Mel." *** But their love's treacherous.

More details
WpActionLinkContent Guidelines