TUALANG

TUALANG

  • WpView
    LECTURAS 583
  • WpVote
    Votos 29
  • WpPart
    Partes 19
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, may 20, 2017
Kumpulan sajak yang terlahir di antara dingin dan lebatnya belantara sunyi. Alam adalah bumbu utama kumpulan sajak ini, maka dari itu dinamakan "TUALANG"
(CC) Atribución No Comercial
#7
tualang
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Shubuh Itu Terbit dari Sepasang Matamu
  • Be Mine [Terbit]
  • Gus Abizar
  • Ungkapan Rasa
  • ROMANSA KATA
  • Aksara Tak Bertuan
  • Transmigrasi Kematian Istri (end)
  • 5 Kisah [ END ]

Abdurrahman ialah seorang pemuda yang gigih, cerdas, dan berakhlak mulia. Lahir dari keluarga yang amat sederhana. Menghabiskan sebagian besar perjalanan kisahnya di sebuah pondok pesantren yang amat bijak perangainya. Pada suatu ketika yang teramat rahasia kisahnya, mawar tiba-tiba saja tumbuh dalam hatinya. Hanya setangkai, namun sekebun sekalipun akan mabuk akan keharuman mawar itu. Mawar itu ialah sebagai rumah bagi satu nama santriwati. Gadis yang lembut, cerdas, berkepribadian tinggi, serta berakhlakul karimah. Perihal cinta, terkadang memang selalu seperti bayang-bayang. Dan begitu juga yang Abdurrahman rasakan dalam perjalanan hidupnya. "Oh, Laila. Inikah cinta. Tahukah kau. Aku sering tiba-tiba merasa hujan datang, meski malam terang benderang". Kisah ini akan tertuju pada satu nama utama yaitu Abdurrahman, tentang perjuangannya dalam mewujudkan segala cinta serta cita-citanya. . Terang terbit, dari sesungging senyum, yang meredam api, jadi tumpukan arang-arang. Selamat membaca, semoga berbahagia.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido