Dia, Bumiku.

Dia, Bumiku.

  • WpView
    Reads 910
  • WpVote
    Votes 49
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 16, 2017
Bumi, itu Namanya. Cowok keturunan Padang dengan kulit putih dan mata cokelat itu kerap kali mengganggu dia, Kejora. Cewek manis asal kota batik ini memiliki paras yang apik, dengan kulit kecokelatan, dan rambut yang tidak dapat bergelombang. Matanya tampak sayu ketika diam, dan melengkung ketika tersenyum. Kejora membenci Bumi, entah bagaimana alasannya dia sangat tidak menyukai cowok Padang itu, pelit katanya. Namun tidak dengan Bumi, mungkin jika di dalam biodata sekolahnya mencantumkan hobi, maka mengganggu Kejora adalah hobi utamanya. Lalu kenalkan, dia Senja. Siapa yang tidak mengenalnya? Walaupun kelihatan pendiam, tapi dia sangat populer di sekolahnya, terutama cewek - cewek kalangan remaja keatas. Matanya yang bening, hidungnya yang mancung, dan kulitnya yang putih membuat dia terlihat seperti bule - bule di pantai Kuta. Padahal kenyataannya, dia terlahir dengan darah Sunda. Bumi yang jail, Kejora yang ceria, dan Senja yang pendiam. Entah takdir apa yang mengait mereka hingga mereka dipertemukan di kelas 12 ini.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lentera Senja
  • Jingga dan Senja [SUDAH TERBIT]
  • MOON GRAVITY (Completed Edit)
  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • SENJA (Revisi 2023)
  • Topeng Lama
  • Diary [COMPLETED]
  • Devil in Your (ANGGARANTA)

"Wira, kenapa suka Senja?" "Karena cantik." "Ih! bukan Senja aku, tapi itu, Senja di langit!" "Iya. Kalian sama-sama cantik. Aku suka." Mahawira Samudra, cowok berhati batu yang sama sekali tidak tertarik soal asmara. Wira terkenal sebagai jagoan dari SMU Mandala. Hobi tawuran dan sering mendapat hukuman, membuatnya dicap sebagai anak nakal. Senjani Diannova, satu-satunya wanita yang berani menyebutnya "Kungkang". Bagi Senja, hewan pemalas yang suka tidur-tiduran itu sama seperti Wira yang selalu tidur di dalam kelas. Namun, siapa sangka jika Senja berhasil membawa warna di kehidupan Wira yang hancur ketika ia kembali merasakan pahitnya kehilangan. Senja, wanita itu seperti lilin yang cepat menghilang, tetapi sampai kapanpun Mahawira masih membutuhkan cahaya dari lilin itu. •𝐍𝐨𝐭𝐞𝐬: ceritanya cukup panjang, karena season 1 & 2 aku gabung jadi satu di judul ini. Selamat membaca🫶🏻

More details
WpActionLinkContent Guidelines