the lost heart

the lost heart

  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 11, 2017
Kecewa bukan lagi asa Saat luka menggali hujaman terdalam Dengan dasar yang tak sempurna Bagai jurang yang direngkuh hampa __a_a_m_h_i_n_a Gadis yang hanya ingin mencari makna hidup yang haqiqi. Namun hadirnya bagai angin yang tak terlihat, tapi nyata adanya. Sikapnya sulit untuk dipahami, karena trauma yang tak pernah gadis itu ungkap. Aku hanya ingin ia sedikit berbagi dan berani mencoba, agar ia sendiri bisa mengerti hakikat bahagia bersama ''Tekadku'' ''L'' Sendiri adalah hal yang paling dia benci, itu dulu. Nyatanya sekarang ia lebih sibuk sendiri tanpa peduli yang lain. Hidup bagai mati, mati bagai hidup karena ia tau, kehidupan bagai karang yang kuat dari terpaan gelombang yang akhirnya tetap menjadi pasir yang tak berharga. Sikapnya yang mati bersamaan dengan hatinya yang menghilang. ''Prinsipku'' ''W'' Bagai tanah dan air yang berbeda tetapi saat bersatu mampu menjadi dasar kehidupan??!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • ARAKHA
  • GAREN SINCERE LOVE
  • AMERTA : The Last Embrace
  • ON SIGHT (Completed)
  • GISTARA (TERBIT)
  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • Psikopat Digital? [End]

"Semua keinginan gue, gak pernah jadi kenyataan. Itu cara kehidupan menghukum gue." *** Aga, atau lebih lengkapnya Airlangga Putra Senja. Pangeran bermata kelabu paling sempurna abad ini dengan tatapan menghangatkan namun sorot mata yang terlihat begitu lelah. Ia memiliki segala yang diinginkan oleh teman-temannya. Ketampanan.Kecerdasan. Kekayaan. Bahkan kebaikan hatinya. Kecuali satu, fakta bahwa ia tak lagi memiliki minat apapun di dunia ini bahkan terhadap hidupnya sendiri. He almost perfect... Namun Caca membencinya. Tapi tunggu, sampai Aga tiba-tiba saja selalu muncul di dekatnya. Apa yang harus ia lakukan? Dan bagaimana jadinya ketika bom waktu yang terpendam dalam mata kelabu itu akhirnya meledak? Ini adalah kisah bagaimana kata-kata yang tak kau anggap berarti, terkadang mampu mendorong seseorang hingga ke tebing keputusasaan. ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ "BENCI BANGET!" "Gue benci sama dia. TITIK. Jangan tanya alasannya kenapa kalo gak mau tuh luka gue bikin panjang sampe ke dagu, ngerti?!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines