Story cover for Verrarell by danwp_
Verrarell
  • WpView
    Reads 3,514
  • WpVote
    Votes 427
  • WpPart
    Parts 20
  • WpView
    Reads 3,514
  • WpVote
    Votes 427
  • WpPart
    Parts 20
Ongoing, First published Mar 20, 2017
[Sedang diperbaiki]

Bagi Verra memendam perasaan terhadap seseorang itu sebuah kekeliruan, karena sejatinya perasaan memang untuk diutarakan. Kalau hanya dipendam tanpa yang bersangkutan tahu, apa dengan menerka-nerka sudah cukup menenangkan? Atau apa dengan mengandai-andai sudah cukup memberi jawaban?

Menurutnya jika bisa diungkapkan secara gamblang kenapa harus ditanggung sendirian? Perihal bagaimana tanggapan yang bersangkutan itu lain cerita. Apalagi setelah sadar kesempatan tidak datang untuk yang kedua kalinya, lebih baik tersampaikan dari pada tidak sama sekali.

Maka dari itu saat ini, dengan keberanian yang sudah susah payah Verra kumpulkan, Ia dengan nekatnya menghubungi laki-laki yang sudah mengganggu pikirannya belakangan ini.

"Verrel masih inget gue ngga?"

"Ingetlah, kenapa lo tumben?"

"Oh inget."

"Ya ingetlah Verra, ada apa si?"

"Kayaknya gue suka sama lo, setelah ini terserah lo mau gimana."

Dia merasa lega sekaligus kalut lantaran takut dengan tanggapan laki-laki itu karena pengakuannya yang sangat tiba-tiba. Dan karena merasa belum siap menerima tanggapan apapun dari yang bersangkutan Verra justru refleks langsung memblokir kontak Verrel tanpa memikirkan hal yang akan terjadi setelahnya.

Bagaimana tanggapan Verrel setelah mendapat pengakuan tiba-tiba dari Verra teman satu angkatannya? Mengabaikannya? Atau malah sebaliknya?

***

Danias Silvani
Copyright©2017
All Rights Reserved
Sign up to add Verrarell to your library and receive updates
or
#21verrel
Content Guidelines
You may also like
KOMAR. by Colorbrown
7 parts Complete
"Teruntuk aku yang menyukainya dalam diam sejauh ini. sudah saatnya untuk berhenti." ---- Kalian pernah suka sama seseorang? Menjadikan dia Crush kalian? Menjadikan dia penyemangat jarak jauh? Atau sekarang udah jadian? Coba kalian tanya ke diri sendiri, Alasan kalian menyukainya. Apa yang membuat kalian bertahan sampai sejauh ini? nggak lelah? Kalau menurutku ya, Rasa suka itu hak semua orang. Kamu boleh-boleh saja menyimpan rasa kepada seseorang, boleh saja berharap semoga dibalas. Tapi bagaimana dengan rasa suka yang tak kunjung dibalas? Ini yang aku takutkan, sebagai salah satu penghuni bumi yang ditakdirkan untuk lahir dengan berbagai kekurangan. ---- Mungkin cerita ini cocok dan wajib kalian baca. Mungkin saja mewakili perasaan kalian. Disini kisah cinta gadis bernama Verena Kaisera dimulai. Siswa SMA kelas XII yang tanpa sengaja menaruh rasa dan harapan pada Komar yang ternyata masih kelas X. Rasa suka dan harapan itu tidak menghilang dalam waktu yang singkat. Masih tersimpan dengan indah dalam hati Veren. Sampai tamat SMA pun perasaan itu masih tetap ada. Veren yang bermimpi bisa menjadi seorang Penulis. Dan Komar yang bermimpi menjadi Abdi negara. "Tidak ada penyesalan sama sekali. Karena aku yang memilih menikmati semua ini. Kamu tidak memberiku harapan, tapi aku yang menciptakan harapan ini sendiri. Jika masih ada peluang. Ingin sekali aku berteriak dan mengatakan aku menyukaimu. Tapi.. peluang itu sudah terkunci rapat." Verena Kaisera" Aku menyukaimu sampai titik yang mengharuskan aku untuk berhenti mengharapkan mu dan mengikhlaskan kepergian mu." Perasaan yang sama sekali tidak dibalas. Mendatangkan sakit berkepanjangan.
GHAVARI  by alghisty_
11 parts Ongoing
"Heh!! Kalo bukan karena Lo sama temen-temen soglo Lo itu juga gue ngga bakalan jadi ketua OSIS!" Menjadi ketua OSIS hanya karena candaan teman?? Ghava Adimas praharja benar-benar merasa sial. Karena bagaimanapun juga, pada awalnya dia pun membiarkan saja. Dia yakin, bahwa siswa siswi SMA 28 tidaklah mungkin memilihnya? Namun, kenyataannya membuat Ghava stress sendiri. *** "Mana ada kingkong seganteng gue?" Ghava menyugar rambutnya sok keren yang sontak membuat araf yang berada di sampingnya menjambak rambut pemuda itu. "Sakit bangs*t!!" Umpatnya "Shutt up! Ketua OSIS ngga boleh mengumpat, harus jadi contoh dong buat kita-kita" syaheer menyahut sembari cekikikan, tentunya disusul yang lain. Mereka begitu senang menjahili Ghava yang memang sedikit sensi. "Tai!! setan Lo semua! Keluar aja sana!! Gue ngga butuh teman kayak kalian!" *** "Gue rasa, pertemanan kita sampe sini aja," Ghava berujar, air mukanya menunjukkan keseriusan. "Apa va?? Ngga denger gue?" Syaheer pura-pura melebarkan telinganya. Ghava menghela nafasnya "Kita temenan sampe sini aja" ucapnya lagi dengan suara yang lebih keras. "Ha? Wswswswsws?" Kini Araf yang mendekatkan telinganya mendekat pada ghava. "Makanya telinga tuh dibersihin. Congek kan!" Ketus Ghava kesal. *** "Ma! Pokoknya besok aku ngga mau sekolah!" *** "Lagian! Ngapain juga si kalian pada ke sini? Gue tuh udah bilang mama mau ngga masuk sekolah. Malah kalian pada dateng." Lanjut Ghava mengomel. "Kita di suruh Tante Hida by the way" Setia berujar dengan tersenyum manis. "Mana mungkin! Pasti kalian Dateng sendiri, mana cuma numpang makan doang. Ganggu tau ngga!" *** Gadis itu tengah meneduh dibawah pohon beringin yang terletak di samping lapangan. Menengguk minuman dari botol berwarna birunya dengan pelan. "Lo suka cewek kelas sana ya va?"
You may also like
Slide 1 of 9
KOMAR. cover
Something Bitter  cover
SWEETHEART || A Sweet Couple ✓ cover
Tornerà cover
GHAVARI  cover
Ms. Moody & Mr. Arogan[STILL ON PROGRESS] cover
The Twins Story[END]√ cover
ALGARA & ALTARA [End]✓ cover
Regrets of Love cover

KOMAR.

7 parts Complete

"Teruntuk aku yang menyukainya dalam diam sejauh ini. sudah saatnya untuk berhenti." ---- Kalian pernah suka sama seseorang? Menjadikan dia Crush kalian? Menjadikan dia penyemangat jarak jauh? Atau sekarang udah jadian? Coba kalian tanya ke diri sendiri, Alasan kalian menyukainya. Apa yang membuat kalian bertahan sampai sejauh ini? nggak lelah? Kalau menurutku ya, Rasa suka itu hak semua orang. Kamu boleh-boleh saja menyimpan rasa kepada seseorang, boleh saja berharap semoga dibalas. Tapi bagaimana dengan rasa suka yang tak kunjung dibalas? Ini yang aku takutkan, sebagai salah satu penghuni bumi yang ditakdirkan untuk lahir dengan berbagai kekurangan. ---- Mungkin cerita ini cocok dan wajib kalian baca. Mungkin saja mewakili perasaan kalian. Disini kisah cinta gadis bernama Verena Kaisera dimulai. Siswa SMA kelas XII yang tanpa sengaja menaruh rasa dan harapan pada Komar yang ternyata masih kelas X. Rasa suka dan harapan itu tidak menghilang dalam waktu yang singkat. Masih tersimpan dengan indah dalam hati Veren. Sampai tamat SMA pun perasaan itu masih tetap ada. Veren yang bermimpi bisa menjadi seorang Penulis. Dan Komar yang bermimpi menjadi Abdi negara. "Tidak ada penyesalan sama sekali. Karena aku yang memilih menikmati semua ini. Kamu tidak memberiku harapan, tapi aku yang menciptakan harapan ini sendiri. Jika masih ada peluang. Ingin sekali aku berteriak dan mengatakan aku menyukaimu. Tapi.. peluang itu sudah terkunci rapat." Verena Kaisera" Aku menyukaimu sampai titik yang mengharuskan aku untuk berhenti mengharapkan mu dan mengikhlaskan kepergian mu." Perasaan yang sama sekali tidak dibalas. Mendatangkan sakit berkepanjangan.