We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Menapaki Dunia Putih Abu (Telah Diterbitkan)

Menapaki Dunia Putih Abu (Telah Diterbitkan)

  • WpView
    Reads 1,655
  • WpVote
    Votes 42
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadComplete Sun, Mar 18, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Rama Gibran Muhammad. Dingin, cuek, sok peduli, dan gak suka menerima penolakan Kiara Siti Annisa Polos, cuek, dingin, datar, dan suka mengutamakan yang penting. "KETIKA ZULAIKHAH MENGEJAR CINTA YUSUF. MAKA SEMAKIN JAUH YUSUF DARINYA. KETIKA ZULAIKHAH MENGEJAR CINTA ALLAH. ALLAH DATANGKAN YUSUF UNTUKNYA" *Copyright!!!.
All Rights Reserved
#10
cintadimasasma
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Peri Cinta (Wall Of Love) - END
  • Ternyata Takdirku adalah Kamu
  • Gus Zhafran
  • Bukan Cinta Pertama
  • [DSS 1] Dear Allah [Tamat di KBM App]
  • sebuah lentera
  • Mahligai Cinta [END]✓
  • SEGITIGA CINTA
  • Do'a di Sujud Terakhir
  • Imam untuk Gladysa✓

Wira Arya Abimana, mencintai Jeanice Olive Pratiwi dengan segenap hatinya. Demi wanita itu dia berusaha menerjang dinding pembatas yang amat besar karena perbedaan keyakinan. Bahkan ketika sang ayah menjodohkannya dengan Nadhira Shakila Putri, Wira menolaknya mentah-mentah. Dia tetap yakin bahwa Jeanice akan meninggalkan keyakinan demi dirinya. Namun, harapan itu pupus ketika Jeanice lebih memilih melepas Wira. Mampukah Wira menerima Nadhira yang hadir dalam hidupnya bak seorang peri cinta? dan berusaha menyelamatkannya dari kesalahan besar yang akan dia pilih. Yaitu cinta dan keyakinan. Mampukah Nadhira bertahan di sisi Wira ketika penolakan demi penolakan dia dapatkan? "Jangan sok suci, Nadhira! Kamu hanya anak haram dari seorang simpanan." - Wira Arya Abimana "Aku tidak peduli apa yang kamu katakan padaku. Kamu harus mengakhirinya, Mas." - Nadhira Shakilla Putri. - "Aku bersedia masuk ke dalam keyakinanmu. Apakah kamu senang?" - Jeanice Olive Pratiwi

More details
WpActionLinkContent Guidelines