Menapaki Dunia Putih Abu (Telah Diterbitkan)

Menapaki Dunia Putih Abu (Telah Diterbitkan)

  • WpView
    Reads 1,654
  • WpVote
    Votes 42
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadComplete Sun, Mar 18, 2018
Rama Gibran Muhammad. Dingin, cuek, sok peduli, dan gak suka menerima penolakan Kiara Siti Annisa Polos, cuek, dingin, datar, dan suka mengutamakan yang penting. "KETIKA ZULAIKHAH MENGEJAR CINTA YUSUF. MAKA SEMAKIN JAUH YUSUF DARINYA. KETIKA ZULAIKHAH MENGEJAR CINTA ALLAH. ALLAH DATANGKAN YUSUF UNTUKNYA" *Copyright!!!.
All Rights Reserved
#3
cintadimasasma
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ternyata Takdirku adalah Kamu
  • cinta yang terlambat
  • SEGITIGA CINTA
  • Peri Cinta (Wall Of Love) - END
  • Cahaya Iman Gus Berandal (on going)
  • Imam untuk Gladysa✓
  • Semesta Untuk Fatih [END] TERBIT✔️
  • sebuah lentera
  • [DSS 1] Dear Allah [Tamat di KBM App]
  • Bukan Cinta Pertama

JANGAN LUPA FOLLOW YA... terimakasih sudah mampir Ada cinta yang tidak perlu diumbar, cukup diam-diam mendoakan dari kejauhan. Karena kadang, mencintai yang paling dalam adalah saat memilih untuk menjauh. Aku, Cilla, gadis biasa yang sebentar lagi akan memulai hidup baru di UIN Rafah. Di usia delapan belas ini, hidupku seperti perjalanan kereta yang tak pernah berhenti di stasiun yang sama dua kali. Termasuk stasiun bernama Arsan. Dia pernah singgah. Pernah menjadi alasan senyumku setiap pagi. Pernah menjadi orang yang paling aku percaya. Tapi kami memilih pergi. Bukan karena tidak saling mencintai, tapi karena tahu: terlalu dekat bisa membuat segalanya salah arah. Kami memilih menjaga, meski harus saling menjauh. Dan kini, setelah waktu membawa kami ke dunia yang berbeda... Aku masih menyebut namanya dalam sujud terakhirku. Sementara aku tak tahu, apakah dia juga menyebut namaku saat langitnya mendung dan hatinya sunyi. Mungkin kami sedang menguji takdir. Atau... mungkin takdir sedang menguji kami. Karena jika benar cinta ini suci, maka tak perlu digenggam erat untuk dimiliki. Cukup dipercayakan kepada Allah. Dan jika suatu hari aku kembali bertemu dengannya, aku ingin bertanya satu hal: "Masihkah kamu menganggapku takdirmu, seperti dulu?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines