We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Someday I Will be Happy

Someday I Will be Happy

  • WpView
    Reads 87
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Sat, Mar 25, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
"Raven Pratama, seorang Laki laki yang bersekolah di sebuah Kampus di Medan, yang sering dipanggil Raven. Dia adalah anak yang pendiam dan suka bermain game, tetapi dia berubah sejak berjumpa dengan seseorang perempuan. Namun suatu saat dia berubah drastis setelah ditinggal oleh perempuan tersebut, Dan dia menjadi pendiam. Namun dengan adanya dukungan dari Teman-temannya dia menjadi dirinya sendiri yang semula. " Seperti apakah cerita Raven, Teman-temannya, Dan seseorang perempuan itu? Baca aja yuk :v Maaf berantakan, baru belajar. Harap dimaklumi. Happy Reading :)
All Rights Reserved
#2
yuzu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DANADYAKSA
  • First Love First Hurt (ON GOING)
  • [1] Closer ✔️
  • Just another High school Story [Completed]
  • RAFA(Rain Rafa)
  • RAKASYA [TERBIT]

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines