Untuk Hana

Untuk Hana

  • WpView
    Reads 342
  • WpVote
    Votes 97
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 30, 2020
Namanya Hana Fauziah, gadis manis nan sederhana yang memperioritaskan prestasinya dibidang akademik. Gadis remaja yang berciri khas dengan kepangan itu sangat ingin menggapai cita-citanya menjadi seorang dokter. Dia bisa mendapat beasiswa karena prestasinya tersebut. Hingga ia menerima kabar bahwa musuh dalam bidang akademiknya telah pindah ke sekolah yang sama dengannya. Ia tidak membenci orang itu, ia hanya takut orang itu akan menggesernya dari peringkat dan mengambil beasiswa yang dari dulu ia perjuangkan. Ditambah lagi hadir sang primadona sekolah yang menjadi musuh bebuyutannya. Laki-laki adalah kata yang paling ia benci. Karena itu adalah penghambat impian dan cita-citanya. Namun bagaimana jika ia menyukai masa itu? Bagaimana jika seorang Hana yang dikenal dengan sifat cueknya terhadap laki-laki , membagi pikirannya dengan mengejar cita-cita dan cintanya secara bersamaan?
All Rights Reserved
#602
kisahremaja
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Gengsi [Pinksoz/Royeon]
  • KELIRU ( NAFISA AULIA )
  • Different Taste (COMPLETED IN DREAME)
  • 7 Threads [End]
  • Love Is Blind
  • ADA CINTA DI SMA 💕

[Genre: Romance & Slowburn.] Ahyeon, seorang kakak kelas yang anggun namun terkenal dengan sikap gengsinya yang sulit didekati, dan Rora, seorang adik kelas yang juga memiliki reputasi yang sama karena sikapnya yang percaya diri dan gengsinya yang cukup tinggi. Ahyeon, meskipun bersikap anggun dan ramah, selalu mempertahankan jarak dengan teman-temannya sebagai bentuk perlindungan diri. Di sisi lain, Rora terkenal dengan sikap percaya diri yang melebihi sebagian besar siswa sebayanya, namun tidak ada yang membantah karena kepercayaan dirinya itu memang sesuai dengan kenyataan. Awalnya, kerjasama mereka diwarnai oleh kecanggungan dan ketegangan. Ahyeon selalu merasa perlu untuk memimpin dan menunjukkan bahwa dia lebih paham dari Rora, sementara Rora merasa perlu membuktikan bahwa 'dia bisa' pada Ahyeon. Namun, seiring berjalannya waktu dan melalui tantangan yang mereka hadapi bersama, Ahyeon dan Rora mulai melihat sisi-sisi yang berbeda dari satu sama lain. "Tapi gak adil sih kak" "Kenapa?" "Aku cantik banget, kasihan yang lain." "Dih" . . . . [TIDAK ADA HUBUNGANNYA DENGAN KEHIDUPAN NYATA. SELURUH CERITA ADALAH FIKTIF.]

More details
WpActionLinkContent Guidelines