The Right Guy

The Right Guy

  • WpView
    Reads 275
  • WpVote
    Votes 83
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 25, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Hari-hari Alyssa selalu dipenuhi dengan kehadiran Dika, mantan pacarnya. Walaupun sudah lama putus hubungan, nyatanya, Dika masih belum bisa menerima fakta bahwa Alyssa bukan lagi miliknya. Dika bahkan rela melakukan apa saja agar Alyssa bisa menerima dirinya kembali. Belum cukup dengan adanya Dika, kehidupan Alyssa mulai terisi dengan kehadiran Alfi, anak dari sahabat ayahnya. Awalnya, Alyssa sama sekali tidak tertarik pada Alfi. Ia bahkan beranggapan bahwa Alfi sangat dingin dan menyebalkan. Sampai akhirnya, tanpa Alyssa duga, ia mulai jatuh hati pada Alfi. Seperti dihantam oleh derasnya ombak dan terbawa arus, Alyssa masih bimbang dan tidak mengerti dengan perasaannya sendiri. Tersesat di antara dua hati yang akan ia pilih, Alyssa tidak tahu apakah melabuhkan hati pada Alfi adalah hal yang tepat, sedangkan di sisi lain, hatinya masih dimiliki oleh Dika. Copyright © 2017 by Liv Tasano
All Rights Reserved
#24
teen-adult
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • INI CINTA BUKAN BENCI
  • ALANAALANKA. [ ON GOING]
  • You Are My Destiny
  • A Memory of You
  • Just Friend
  • Painkiller
  • MARSYA [COMPLETED STORY]
  • DRABIA [END]
  • DESSERT
  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]

"Seharusnya ini cinta bukan benci tapi kamu sendiri yang membuat cinta ini menjadi benci, Masa masa itu masih tajam di ingatanku kak, disaat kita saling sembunyi dalam ego kita masing - masing. Aku tahu kamu masih mencintaiku, tapi kamu tidak bisa jujur dengan hati kamu sendiri... Entah apa yang kamu pikirkan, aku nggak perduli. Sekarang semua telah berubah. Aku hanya mengenalmu dengan sikap dan tatap saja. Tak pernahkah terlintas di pikiranmu tentang aku? Sejujurnya aku rindu, tapi untuk apa. Kamu takan mengerti. Aku harap dapat pergi dari keadaan ini. Ya, mungkin tak sanggup karna satu kesalahanku, mencintaimu terlalu besar..." Ujar Aira kepada pria yang ada dihadapannya itu. Rafy hanya terdiam seribu bahasa, semua perkataan Aira membuatnya berpikir. "Sekarang, lebih baik kamu pergi. Aku udah nggak perduli. Kamu ingin tahu kan isi hatiku? Itu isi hatiku" Aira pergi berlari menjauh dari Rafy. **** *Guys.. Jangan lupa dibaca ya ceritaku, maaf kalau masih ada salah salah kata. Maklum, masih baru* 😊😊

More details
WpActionLinkContent Guidelines