Grande : A Lonely and Dreamer

Grande : A Lonely and Dreamer

  • WpView
    Dibaca 131
  • WpVote
    Vote 34
  • WpPart
    Bab 5
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Apr 1, 2017
WpInfo
Fiksi
Fantasi
Sebuah masalah yang terus menghantui kehidupan Raja dari Dinasti Zoreo, Kim Baek Ah, membuatnya semakin lelah menghadapinya. Ditambah dengan hasutan demi hasutan orang terdekat, membuat Raja Baek Ah mengambil keputusan yang salah. Resiko yang harus di tanggung dirinya sendiri, membuat beban hidupnya semakin banyak. Keputusan terakhir yang semakin bodoh, ia memilih mengakhiri hidupnya karena masalah yang begitu banyak. Kehidupan yang baru kini telah ia jalani, entah kehidupan ini adalah anugerah dari Tuhan, atau bahkan, ini adalah sebuah hukuman baginya. Masa lalu yang kelam, membuatnya harus mendapatkan sebuah kutukan. Melihat kematian seseorang dan melihat bagaimana alasan seseorang itu meninggal, semua itu dapat terlihat saat matanya bertemu dengan mata seseorang. Namun sayangnya, ia tidak bisa menyelamatkan orang yang ia lihat kematiannya. Dengan kutukan itu, ia harus melihat kematian semua orang yang dicintainya. Kecuali, ia jatuh cinta, kutukan itu akan hilang. So, is this a blessing or a punishment?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#93
wow
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • I failed to throw villain away- R19 (Special Side Stories) .₊˚⊹♡Luna_ela
  • Tiger Man
  • Somewhen to be Forgotten
  • In the Future Without You
  • Kesempatan Kedua Mengubah Masa Depan
  • Curse Of THE Queen[BAEKRIN)
  • Villain Obsession

Suatu hari, ayahnya memberinya seorang budak laki-laki. Katanya, budak itu menyelamatkannya dari medan perang karena ketampanannya. "Ada segel terukir di hatinya. Selama kamu punya manik ini, dia tidak akan bisa tidak mematuhimu. Jadi, kamu bisa memerintahnya untuk melakukan apa saja." "Duduklah." Bocah itu tampak agak muram setelah mendengar apa yang diperintahkannya. "Ah, apakah aku memperlakukannya terlalu seperti anjing?" Saat ayahnya meremas manik itu, bocah itu lalu berlutut di kakinya. "Tuan" Mata merahnya berkilat, menerangi tatapannya yang menakutkan sambil tersenyum gila. Dia adalah yang paling gelap dari yang paling gelap. Penyihir agung masa depan dan bos terakhir dunia ini. "Baiklah, hanya kau yang tersisa sekarang, Tuan." Dan kemudian, pada usia 22 tahun, dia terbangun sebagai Tuan Menara Sihir dan membalas dendam dengan membunuh seluruh keluarganya. "Apakah kamu ingin hidup? Kalau begitu, duduklah, Tuan." Mata merah yang menakutkan itu menoleh padanya. 'Mengapa dia seperti ini padaku?! Aku sudah berusaha sebaik mungkin untuk memperlakukannya dengan baik!'

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan