Berdialog Dengan Aksara

Berdialog Dengan Aksara

  • WpView
    Membaca 743
  • WpVote
    Vote 74
  • WpPart
    Bab 5
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Apr 10, 2020
Setiap diksinya dirangkai untuk mengabadikan momen yang terjadi di bumi. Gejolak tanpa henti, merendam dalam jelmaan puisi. Salam, berdialog dengan aksara
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#326
antologi
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Temporary |End|
  • BERANDA GIRINDRA
  • Langit Pemisah【END】[Sudah terbit]
  • Diam
  • Diksi Dalam Sepi
  • ADDICTED || DAFFA [Tamat]
  • Semusim Pagi dan Sore
  • JALANG
  • Diary Salsa (Completed)

Reyhan Alkantara "Biarkan angin ini menerpa kehidupan yang penuh akan kebahagiaan, kebahagiaan yang hanya sementara kita rasakan. Namun, setiap hembusan angin yang menerpa, aku mencoba untuk mengikhlaskan apa yang telah datang dan akan pergi layaknya daun yang melekat pada pohon dan diterpa angin untuk gugur." Hana Almeera "Jika hidup ini penuh dengan hitam putih, maka pelangi yang membuatku tersenyum semangat, karena warna indahnya yang datang setelah hujan, dan kamu hadir ketika hujan telah redah. Jika aku akan pergi seperti pelangi yang hanya nampak sementara, ikhlaskan seperti halnya angin yang telah mengajarkanmu arti itu semua." Dikuatkan oleh semesta, didewasakan oleh keadaan, dan dibahagiakan oleh seseorang yang belum pernah mereka temukan. Adakah yang masih mereka harapkan? Datang dan akan pergi. Ada. Namun, akan kah kembali? Akan kah putus asa ketika semesta mengajaknya bercanda?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan