Aira dan Marvel memulai hubungan mereka dengan penuh romantisme, penuh tawa dan kebahagiaan. Namun, semuanya mulai berubah ketika Zora muncul. Aira, yang selama ini merasa menjadi pusat perhatian Marvel, mulai merasakan ada yang berbeda. Ia mulai melihat betapa Marvel tampaknya lebih peduli pada Zora, dan perhatiannya yang dulu hanya untuk Aira, kini terbagi. Aira, yang dikenal dengan sifatnya yang mudah marah dan cemburu, tak bisa menyembunyikan perasaannya. Setiap kali melihat Marvel bersama Zora, cemburu dan amarahnya meledak. Ketegangan yang tercipta membuat hubungan mereka semakin renggang. Aira merasa bahwa dirinya tak lagi menjadi prioritas bagi Marvel, dan hubungan mereka yang dulunya begitu indah kini terasa penuh jarak dan keraguan. Namun, apakah hubungan yang hampir hancur ini masih memiliki kesempatan untuk kembali seperti dulu? Akankah Aira dan Marvel menemukan cara untuk mengatasi rasa cemburu dan ketegangan yang merusak hubungan mereka, atau akankah jarak yang tercipta semakin lebar? Note : sampul di buat dengan bantuan AI Cerita ini hanya fiksi belaka. visual karakter diambil sebagai referensi. Tidak ada maksud untuk menghubungkan mereka dalam konteks apa pun di luar cerita ini
More details