Story cover for LAST by jdhnazhra
LAST
  • WpView
    LECTURES 3,542
  • WpVote
    Votes 319
  • WpPart
    Chapitres 23
  • WpView
    LECTURES 3,542
  • WpVote
    Votes 319
  • WpPart
    Chapitres 23
En cours d'écriture, Publié initialement mars 22, 2017
Selalu ada akhir dari setiap kisah. Selalu ada ujung dari setiap jalan. Selalu ada perpisahan dari setiap pertemuan. Selalu ada kata-kata terakhir dari setiap pembicaraan. 

Dan itulah yang ada dalam cerita ini. Tentang sebuah fase kehidupan manusia. Fase yang mungkin paling ingin di hindari. Tapi sesuatu yang paling nyata meski kadang kita tampik.
Apakah benar harus selalu ada air mata yang tumpah untuk melepas seseorang yang kamu sayang ?

Apakah benar setiap penyesalan akan selalu datang terlambat ?
Apakah benar perpisahan selalu menyimpan luka ?
Apakah benar pertemuan terakhir selalu menyesakkan ?

Kisah ini masih tentang kehidupan anak remaja, tentang persahabatan dan tentu saja tentang cinta.

A story by Anindhiya
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter LAST à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
#60last
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 8
Pal In Love cover
Pretended || Avoidant ✅ cover
DIAFORETIKA (End) cover
Algeta Story's(Completed) cover
Lulus [END] cover
Tentang Kita  cover
SKALA (Reana) COMPLETED cover
About Is Love cover

Pal In Love

51 chapitres Terminé

[TELAH TERBIT] "Selalu ada luka, diantara persahabatan dan cinta." ÷×+-=Pal in Love=-+×÷ Masuk kelas unggulan di sekolah barunya jelas bukanlah hal yang diharapkan oleh seorang Kia-siswi dari kelas reguler sebelumnya. Kia sendiri malah lebih suka menyebut keputusan kepala sekolah yang notabene sahabat papanya itu sebagai musibah. Tentu saja Kia cukup sadar kalau dirinya hanyalah tipe murid kurang rajin belajar dan masih suka menghabiskan waktu untuk main piano tales di ponsel. Lalu, harus punya teman sekelas bermuka tembok dan bermulut menyebalkan seperti Andra adalah musibah tambahannya. Kesan pertama yang buruk di awal membuat Kia dan Andra selalu saja tidak bisa akur satu sama lain. Adu mulut dan saling lempar pelototan adalah cara yang mereka pilih untuk berkomunikasi. Di setiap kali pertemuan, pasti ada pertengkaran. Tapi hari-hari terus berlanjut. Berbagai cerita datang satu per satu diantara Kia dan Andra. Dan semua itu mulai menjebak mereka dalam alur dengan cinta dan persahabatan sebagai konfliknya...