Story cover for Memory  by jasmineicha15
Memory
  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Mar 23, 2017
Adrian Pradipta

Cowok yang punya sifat dingin, cuek, ketus, tak tersentuh, agak nakal tapi alim. Adrian adalah most wanted disekolahnya, karena ia sangatlah tampan. 
Adrian juga cukup pintar, hanya saja dia pemalas.

Namun ada satu rahasia yang tidak diketahui siapapun, kecuali keluarga dan sahabatnya. Apakah rahasia itu? 

Hidupnya pun sangat berubah ketika mengenal Eliza. Hari-harinya tak tenang, karena Eliza selalu merecokinya. Dan Adrian tak suka diganggu.
•••
Eliza Dafiya Alawy 

Adalah cewek super cerewet, periang, petakilan, dan gak bisa diam. Pekerjaannya saat belajar mengajar berlangsung itu tidur. Tapi semua itu hanyalah topeng belaka. 

Banyak hal yang Eliza pendam sendiri. Tapi, semuanya berubah ketika ia mulai mengenal Adrian, cowok es yang membuatnya penasaran. 

Bagaimana jika mereka disatukan? Akankah kisah cinta mereka berjalan dengan baik atau malah sebaliknya?
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Memory to your library and receive updates
or
#404adrian
Content Guidelines
You may also like
F A K E ? [End] by zeevadeva__
58 parts Complete
[Follow sebelum baca] "Kamu dimana?" Rheva menatap lurus ke depan tepat dimana sepasang remaja saling bermesraan. "Aku di rumah, sayang" jawab seseorang di sebrang sana yang tidak lain ialah Alvaro sambil mengelus puncak kepala seseorang yang bersandar di bahunya. Yang tidak lain, ialah Agatha. Rheva tersenyum kecut dan berusaha menahan air matanya. "Madep belakang coba" Alvaro menyernyit bingung namun tak urung mengikuti perkataan Rheva dari sambungan teleponnya. Alvaro memalingkan wajahnya dan menghadap ke belakang setelah menyuruh Agatha untuk duduk tegap kembali. Alvaro terpaku saat melihat Rheva berdiri tidak jauh di depannya. Memutuskan sambungan telepon sepihak, Rheva langsung bergegas pergi saat Alvaro masih mematung di tempat. Begitu pun juga dengan sosok perempuan yang tadi bersama dan bermesraan dengan Alvaro. Alvaro masih terpaku di tempatnya karena tidak menyangka akan bertemu dengan Rheva di sini. Ah, lebih tepatnya dia ketahuan berbohong karena lebih memilih berjalan dengan Agatha dan mengingkari janjinya dengan Rheva. Saat ia ingin menyusul Rheva, sebelah tangannya di tahan oleh Agatha yang diam-diam tersenyum senang dalam hati saat melihat kedua mata Rheva berkaca-kaca tadi. "Mau kemana?" "Aku harus nyusul Rheva, Tha. Aku nggak mau dia berpikir yang engga-engga" "Kamu mau nyusul dia, dan ninggalin aku sendiri di sini?" Alvaro mengacak rambutnya frustasi karena bingung ingin menyusul Rheva atau meninggalkan Agatha sendirian di sini. Yang penasaran, yuk langsung baca aja. Jangan lupa follow, vote, comment sama share ya! #rank 1 in Fakboi [30 - 09 - 2021] #rank 1 in Umum [23 -10 - 2021] #rank 1 in Umum [30 -10 - 2021] #rank 1 in Fakboi [08 -11 - 2021] #rank 1 in Umum [11 - 11 - 2021 - 30 - 11 - 2021] #rank 1 in School [08 -12 - 2021] #rank 1 in Sahabat [18 - 12 - 2021] #rank 1 in Fakboy [12 - 01 - 2022] #rank 1 in Nangis [01 - 02 - 2022] #rank 2 in Friendship [12 - 03 - 2022] #rank 1 in Friendship [13 - 03 - 2022]
You may also like
Slide 1 of 10
HSM 1: OLYMPIADS [END] cover
Sweetest Girlfriend [17+] ✓ cover
BAD SMART cover
Secret Admirer [END] cover
Stupid Cupid cover
Mengapa Harus Merasakan?  cover
Are We Friends? cover
From Daffa To Adel [Completed] cover
F A K E ? [End] cover
In Seventy Days cover

HSM 1: OLYMPIADS [END]

27 parts Complete

Olimpiade Sains Nasional. Sebuah uji kompetensi seluruh siswa dan siswi Indonesia. Namun, tahun ini tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini, banyak kisah cinta yang terajut. Jati diri mereka terbentuk. Semua yang terlihat nyata terasa palsu. Perubahan sistem pelaksanaannya membuat mereka menemukan siapa mereka. Seiring berjalannya waktu, karantina yang hanya 2 minggu, mampu mengubah serpihan-serpihan kehidupan mereka. Di sinilah kita. Bersama mereka yang terus membangun mimpi mereka dengan tekad yang kuat. Keegoisan masa muda benar-benar terlihat nyata. Namun, apakah mereka mampu menemukan jati diri mereka? Atau malah hilang terbawa arus yang tak terbendung? Dan Mampukah mereka menggenggam erat tali pertemanan? Atau malah terkikis oleh rasa ego yang menggelora? Ini kisah mereka. Kusuguhkan khusus hanya untukmu. Credit cover by @remahan_bidadari ©copyright story by Dreamweavergirl