Selatan

Selatan

  • WpView
    Reads 1,584
  • WpVote
    Votes 232
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 30, 2018
"Kamu mau berhenti ngerokok sekarang atau aku tinggalin kamu disini, biarin aja kamu digondol mucikari lewat." "Aku yakin kamu nggak bakal biarin itu kejadian," ucap Barella santai masih dengan menghisap batang rokok yang terselip diantara jari tengah dan jari telunjuknya. Ya, tentu saja tidak. "Ya, percuma juga sih, kamu dijual gocap aja nggak bakal laku mana ada mucikari yang mau melihara." "Ih Tan! Masa aku dihargain gocap! Kemahalan kali, yang bener ceban baru noh laku," aku tertawa lepas mendengar dirinya merendahkan dirinya lebih rendah dari yang sudah aku rendahkan, cuma Barella seorang yang seperti itu. "Nyesel nggak jadi pacar boongan aku dulu?" Tanyaku. "Nggak akan," jawabnya lantang. "Sekarang bahagia?" "Bahagia." "Karena siapa?" Barella tersenyum, "karena cowok yang namanya Selatan."
Creative Commons (CC) Attribution
#560
selatan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TALETA ATARA TWINS
  • Sweet Barista (SUDAH TERBIT)
  • AQILA [end]
  • This Love
  • CAVANDRA (TERBIT)
  • Aerilyn
  • PRACILLIYA. ✔
  •  cool ceo
  • Look at Me, Elle [Bahasa Indonesia]

"Apa kakak tahu, seharusnya kakak bersyukur ... kakak bisa hidup bahagia, gak takut untuk mati, kakak gak punya penyakit seperti aku hiks hiks" "Hahahah Wah ngakak, lu bego ? Lu takut dan sakit karena bentar lagi mati, nah gua ? gua takut dan sakit gak bisa mati besok !!" "Maksud kakak ?" "Gua pengen MATI, SIALAN !!! TAKDIR GAK ADIL BUAT GUA BANGSAT !!!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines