Teruntuk Kamu

Teruntuk Kamu

  • WpView
    LECTURES 2,321
  • WpVote
    Votes 520
  • WpPart
    Chapitres 18
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication sam., janv. 6, 2018
WpInfo
Poésie
mohon perhatian; apa salahnya setelah membaca barisan kata ini, tangan kalian menyentuh tombol bintang?buatlah penulis berbahagia dengan hal kecil seperti ini-terimakasih. selamat menikmati patah hatimu! Hai, kamu. Seseorang yang pandai untuk hati ini; membahagiakan, meninggikan harapan, membuat merasa sempurna, lalu di jatuhkan sejatuh jatuhnya. Meninggalkan jejak kisah yang terdapat perihnya luka.
Tous Droits Réservés
#268
jarak
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]
  • Segala Tentangmu ❝
  • The Green Sketchbook [END]
  • Jejak
  • Jatuh Cinta itu Luka
  • REGATHAN [END]
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • Just Words
  • Datang untuk pamit
  • Breathe

"Aku hanya ingin tidur ... tidur selamanya bersama Bunda." "Berani baca kisahku?" _ _ _ _ _ _ Aku Nino, cowok berkacamata yang selalu memakai jaket. _ _ _ _ _ _ Tekanan hidup membuatku depresi dan berakhir menyakiti diri sendiri. Bukan hanya sekali, dua kali, tapi sering ... Aku? Apakah aku mampu? Menjalani hidup bagai neraka. Atau ... Haruskah Mati? _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ ©Haruskah Mati? karya meitheoypt ~>Cerita ini sudah pernah dipublish tapi karena ada masalah, berakhirlah diunpub. Dan pada tgl 7 Sept 2021, cerita ini di-publish ulang [Akan langsung DIHAPUS setelah tamat, berani baca sampai akhir?] _______________________________________________ Nb: •Jika kamu makhluk Tuhan yang mengerti apa itu kerja keras, maka janganlah jarimu itu pelit 'tuk menekan bintang atau sekadar memberi komen •Jika kamu makhluk Tuhan yang PAHAM apa itu perjuangan, juga kebahagiaan seseorang, maka janganlah ada di benakmu niatan untuk memplagiat cerita karena sejatinya kami para penulis yang berjuanh dengan karya kami sudah terlalu capek menghadapi segala suka duka. Maka dari itu, mari kita ciptakan kedamaian Selamat membaca, semoga suka ^.^

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu