GAVIN
  • WpView
    Reads 1,693
  • WpVote
    Votes 40
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 10, 2021
To : Mandala Gavin Pradika From : Reina Aviarysta Kini aku sadar, kenapa perasaan nyaman ini muncul bahkan sebelum aku mengenalmu lebih jauh. Semuanya telah terjawab. Kamu beda. Beda dari dia yang dulu pernah ada dihidupku, sampai akhirnya dia menghilang dan kamu hadir dengan perlahan. Bukan maksudku menjadikanmu pelarian, namun kedatanganmu diwaktu itu tepat ketika aku tengah merasa kehilangan. Hingga hati ini butuh seseorang untuk menyembuhkan luka. Dan itu kamu. Memberiku kenyamanan bahkan hanya melalui tatapan mata. Menjaga, menenangkan, kala aku merasa khawatir dengan keadaanku sendiri. Dan malam kemarin kamu hadir tanpa aku duga, menyapa lalu meninggalkan tawa. Membuatku nyaman untuk terus bersama. Jangan lupakan aku, jangan tinggalkan aku. Kuharap kita bisa menjaga semuanya hingga kita beranjak dewasa. Aku tak butuh apapun darimu. Cukup selalu semangatiku dan datang padaku setiap waktu. Aku membutuhkanmu, sebagai seorang laki-laki yang selalu melindungi perempuan. Based on true story✨ True story × fiksi Star 19 September 2021 #4 in kakakadekzone (29 Oktober 2021)
All Rights Reserved
#17
voli
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Untitled:Iridescent | SEKUEL | COMPLETE |
  • KANARA [COMPLETED]
  • MY BEST ENEMY ( End )
  • FRIEND ZONK
  • Love is a Dream [END]
  • Look At Me!!!                                            [Follow Sblm Membaca❤]
  • AlZoe [END]
  • Friends [ COMPLETED ] ✓
  • INTERMEZZO (End)
  • My Sugar Boy [SUDAH TERBIT]

Rank: #1 dalam Bebytsabina 19 Februari 2021 #1 dalam Mawareva 12 Maret 2021 [SEKUEL UNTITLED:GIVE TITLES AS YOUR WISH] [BACA CERITA YANG PERTAMA DULU KARENA SEKUELNYA BERHUBUNGAN] "Gue gagal nepatin janji gue, gue nggak bisa bohong lagi, semakin gue pura-pura ngelupain dia, move on dari dia, semakin gue sayang sama dia." Rintihnya, air mata yang hampir melorot segera ia bendung. "Kenapa dia bisa lupa, tapi gue enggak?" "Maksud lo?" "Dia udah punya pacar," ucapnya dengan gemuruh yang semakin menjalar. PRANG "Cukup!" "Enggak gini caranya, Len. Enggak dua-duanya juga." "Dasar murahan!" "Lo puas sekarang, Len?!" "Sekarang gue gimana, Len?" "Ternyata temen makan temen ada juga di dunia nyata." Masih banyak sekat kosong yang belum tertemukan jawabannya, angin boleh saja membawa ratusan perasaan untuk membingunkan setiap isi hati manusia, tapi sudah seharusnya tugas manusia menemukan tegasnya. Yang penting kita sama-sama jangan hilang, yang penting kita sama-sama masih terpantau radar. Kita hanya sudah yang masih bisa kembali atau sudah yang seharusnya punah dan digantikan yang baru? [UPDATE SETIAP RABU DAN SABTU]

More details
WpActionLinkContent Guidelines