Story cover for The Chance by Echa_fardhia
The Chance
  • WpView
    LECTURAS 3,471
  • WpVote
    Votos 178
  • WpPart
    Partes 7
  • WpView
    LECTURAS 3,471
  • WpVote
    Votos 178
  • WpPart
    Partes 7
Concluida, Has publicado mar 24, 2017
Tatapan sendu itu mengarah padaku, ia juga menggenggam tanganku seerat mungkin. "Beri aku kesempatan untuk menebus semua kesalahanku dimasa lalu.." Aku menelan ludahku susah payah ketika kata-kata itu meluncur dengan mudahnya dibibirnya.

Aku tidak menjawabnya, pikiranku masih kalut. Apa ini benar dirinya ? Maksudku.. Aku belum pernah melihat dirinya yang memohon padaku seperti ini dan ingatan masa lalu mengenainya dirinya pun melaju begitu saja. Aku masih ingat betul sifatnya yang sangat egois, galak dan juga sombong. Dan sekarang, lihatlah.. Dia berubah 100%.. Dari penampilannya aku bisa menebak kalau dia berprofesi sebagai polisi, mengikuti jalan Ayahnya dulu.. Ku akui ia memang sangat berbakat.

Namun, ingatan mengenainya tidak pernah hilang dipikiranku.. Dia masih sama.. Dia adalah pemilik hatiku sejak dulu sampai sekarang, tapi.. Masalah kesempatan.. Aku harus memikirkannya dengan baik, bukan ? Walaupun begitu, ia juga pernah menyakitiku..


----


Cerita kedua..

Jadwal update bisa cek profil..
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir The Chance a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#24psicopath
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
You're Here, But Not For Me de MyMiela
8 partes Continúa
Katanya, tatapan bisa bohong. Tapi kenapa setiap kali mataku dan matanya bertemu, jantungku selalu membocorkan semuanya? Aku yang diam-diam menyimpan perasaan, dan dia... entah menyembunyikannya, atau memang belum menyadarinya. Kadang aku berharap dia gak lihat. Tapi kadang juga kecewa waktu dia beneran gak lihat. Lucu ya? Dan aku? Aku tetap di sini. Setiap kali aku melihatnya, aku hanya bisa menatap dari kejauhan, menyembunyikan perasaan yang tak pernah terucap. Aku takut, jika aku mengungkapkannya, semuanya akan berubah. Jadi, aku memilih diam, menikmati setiap momen kecil yang bisa aku curi bersamanya. Aku sering bertanya-tanya, apakah dia pernah merasakan hal yang sama? Namun, aku terlalu takut untuk mencari tahu jawabannya. Karena jika ternyata tidak, aku harus siap menerima kenyataan yang menyakitkan. Aku tahu, ini bukan cinta yang sehat. Tapi bagaimana aku bisa berhenti mencintainya, jika setiap detik aku hanya memikirkannya? Aku mencoba untuk menjauh, untuk melupakan perasaan ini. Namun, semakin aku mencoba, semakin aku terjebak dalam perasaan yang sama. Seolah-olah hatiku menolak untuk melepaskan. Aku membayangkan bagaimana rasanya jika dia tahu perasaanku. Apakah dia akan menjauh, atau justru mendekat? Namun, semua itu hanya ada dalam pikiranku. Aku menulis tentangnya, tentang perasaanku yang tak pernah sampai. Menulis menjadi pelarianku, satu-satunya cara untuk menyalurkan perasaan ini. Karena aku tahu, aku tak akan pernah bisa mengatakannya langsung padanya. Aku hanya bisa diam dan menahan semuanya sendiri. Tapi mungkin, inilah caraku mencintai. Dalam diam, tanpa harapan, tapi penuh ketulusan. Aku tahu, mencintai dalam diam adalah pilihan yang menyakitkan. Tapi aku juga tahu, ini adalah satu-satunya cara agar aku tetap bisa berada di dekatnya. Meskipun hanya sebagai teman, aku sudah cukup bahagia. Karena setidaknya, aku masih bisa melihat senyumnya setiap hari.
Beautiful Sunset de JulieHasjiem
17 partes Concluida
DISCLAIMER! (Cerita ini sudah terbit duluan di KaryaKarsa dengan status COMPLETED dan aku membuat works di sini dalam rangka promosi sahaja. ) Aku pernah jatuh cinta padanya, dulu. Tapi, dia adalah suami dan ayah yang baik. Keluarganya harmonis, kisah cintanya adalah legenda di kalangan mahasiswa. Sosoknya sangat kharismatik, aku bahkan yakin bukan satu - satunya wanita yang mencintainya meski tahu ia adalah pria beristri. Kusimpan perasaanku rapat - rapat, namun sial, Alex mengetahuinya. Bertahun - tahun aku terbelenggu dalam perasaan terlarang dan hanya pada Alex aku berani terang - terangan. Terang - terangan cemburu saat ia memberikan senyum hangat untuk perempuan lain, padahal aku bukan istrinya. terang - terangan ngambek ketika ia tidak peka akan maksudku, padahal memang aku bukan siapa - siapa selain mahasiswanya. Kemudian, kami berpisah. Jalan hidup membuat kami tidak pernah bertemu bahkan sekedar untuk berpapasan di jalan. Waktu pun membuatku beranjak dari perasaan senyap itu, aku berkencan dengan beberapa pria kecuali Alex. Tapi dia selalu jadi orang pertama dan terakhir yang selalu membersamaiku di setiap momen. Entah itu momen saat aku putus, galau bahkan kesepian. Alex selalu ada namun kami tidak bisa bersama. Tuhan memang satu, kami yang tidak sama. Aku menjadikan Alex sahabat terdekat meski tahu perasaannya untukku sangatlah gamblang terlihat. Hingga hidup membuatku harus memutuskan untuk menjauh darinya juga. Di sinilah lucunya, berpisah dengan Alex terasa asing namun aku justru kembali bertemu dengannya. Dia, pria kharismatik yang juga adalah suami dan ayah yang baik. Rasa yang dulu pernah ada itu kembali berdegup untuk nama yang sama. Sial, rupanya selama ini aku tidak pernah melupakannya.
Second Chance (Setialah Bersamaku) de AdeIrmaSuryani7
15 partes Concluida
"Bagaimana mungkin aku bisa mempercayai sosok yang baru, jika sosok yang lama tak bisa ku tepis, entah kejutan seperti apa yang sudah Tuhan persiapkan untukku, tapi rasanya sangat tidak menguntungkan ku, rasanya sakit!" Dikecewakan oleh keadaan membuat seluruh harapannya pupus, dikhianati pasangan membuat dirinya tidak percaya lagi dengan namanya hubungan suami istri. Menjadi single parent di usia muda menurutnya adalah pilihan terbaik, dirinya berjanji akan menjadi seorang ibu sekaligus sosok ayah untuk putranya, hingga pada suatu keadaan menyadarkannya, sekeras apapun usahanya menjadi seorang ayah nyatanya dirinya hanyalah wanita biasa yang tidak akan bisa menjadi sosok ayah. "Tidak! Aku tidak akan pernah menikah. Laki-laki hanya membutuhkan wanita sebagai pemuas nafsunya saja. Aku tidak butuh suami, dan anak ku tidak memerlukan ayah! Aku bisa menjadi seorang bunda dan ayah untuk anak ku!" **** Untuk mengetahui lebih lanjut tentang kisah ini, yukkk cusss langsung simpan ceritanya ke library biar tahu update terbaru dari author. Oiya cerita ini hanya imajinasi author, jika ada kesamaan nama tokoh, waktu dan tempat itu murni ketidak sengajaan. Author hanya publis cerita ini di wattpat kalau ada yang menemukan cerita ini di platform lain, tolong beritahu ya...author memang tidak melihat, tapi kalian percayakan kalau Tuhan maha melihat, dan setiap perbuatan akan mendapat balasannya dikemudian hari. Mari sama-sama berkelana dalam cerita "Second Chance." Dimana kesempatan kedua bukan hanya milik orang yang sama. Tetapi juga tentang kesempatan yang sama untuk orang yang berbeda. Selamat datang di cerita baruku ♥️
💔How If, I Love You Too💙✓ de TayNew_VT
63 partes Concluida Contenido adulto
[COMPLETED] WAIT, aku mau ngeWARNING! Dalam cerita ini mengandung kekerasan fisik dan seksual, jadi mohon untuk para pembaca cermatlah dalam memilih cerita. Terimakasih! By : Cierra_An 💔💙 Desc: Ku tahan semua rasa sakit ini demi bisa mendapatkan hati mu dengan utuh. Kamu menyakiti ku terus menerus dengan masa lalu mu meskipun itu hanya untuk balas dendam karena masa lalu mu menyakiti mu. Pernah terlintas untuk pergi dan melepaskan mu untuknya tapi hati ini menolak itu karena kamu adalah separuh hatinya yang harus di miliki dan menyatukan hati mu dan hatiku. Ku sakit melihat mu tertawa dan tersenyum padanya meskipun itu untuk membalas dendam, tapi aku merasa kalau kamu masih memiliki separuh hati mu untuk masa lalu mu itu. Kamu tidak pernah menggenggam tanganku seperti kamu menggenggam tangan masa lalu mu. Kamu juga tidak pernah mencium ku begitu lembut seperti masa lalu mu. Kamu bukan menyakiti fisik ku saja tapi hati ku, dan itu benar-benar sangat sakit dan aku terlihat menyedihkan dalam mencintai mu. Seandainya saja aku bisa pergi dan menghapus nama mu di dalam hidup ku mungkin sekarang aku telah bahagia dengan orang lain tapi dengan bodohnya aku bertahan dan bertahan entah sampai kapan hati ini bertahan dari kesakitan ini. Aku mohon beri sedikit hati mu untuk ku, hanya sedikit agar aku tidak merasa begitu sakit mencintai mu, tapi itu tidak mungkin kan hahaha. "Aku pergi, selamat tinggal" aku sudah menyerah dan mungkin tidak akan kembali pada mu kasih. Selamat tinggal aku menyerah dengan cinta ini.
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
You're Here, But Not For Me cover
Beautiful Sunset cover
Second Chance (Setialah Bersamaku) cover
Perfect Love (Angkasa Kehidupan_Completed✔) cover
💔How If, I Love You Too💙✓ cover
ajinanta (HIATUS) cover
Senja Yang Tak Kembali  cover
Hubungan dalam Kerumitan (End) cover
False Hopes cover
ngger adalah vandyku cover

You're Here, But Not For Me

8 partes Continúa

Katanya, tatapan bisa bohong. Tapi kenapa setiap kali mataku dan matanya bertemu, jantungku selalu membocorkan semuanya? Aku yang diam-diam menyimpan perasaan, dan dia... entah menyembunyikannya, atau memang belum menyadarinya. Kadang aku berharap dia gak lihat. Tapi kadang juga kecewa waktu dia beneran gak lihat. Lucu ya? Dan aku? Aku tetap di sini. Setiap kali aku melihatnya, aku hanya bisa menatap dari kejauhan, menyembunyikan perasaan yang tak pernah terucap. Aku takut, jika aku mengungkapkannya, semuanya akan berubah. Jadi, aku memilih diam, menikmati setiap momen kecil yang bisa aku curi bersamanya. Aku sering bertanya-tanya, apakah dia pernah merasakan hal yang sama? Namun, aku terlalu takut untuk mencari tahu jawabannya. Karena jika ternyata tidak, aku harus siap menerima kenyataan yang menyakitkan. Aku tahu, ini bukan cinta yang sehat. Tapi bagaimana aku bisa berhenti mencintainya, jika setiap detik aku hanya memikirkannya? Aku mencoba untuk menjauh, untuk melupakan perasaan ini. Namun, semakin aku mencoba, semakin aku terjebak dalam perasaan yang sama. Seolah-olah hatiku menolak untuk melepaskan. Aku membayangkan bagaimana rasanya jika dia tahu perasaanku. Apakah dia akan menjauh, atau justru mendekat? Namun, semua itu hanya ada dalam pikiranku. Aku menulis tentangnya, tentang perasaanku yang tak pernah sampai. Menulis menjadi pelarianku, satu-satunya cara untuk menyalurkan perasaan ini. Karena aku tahu, aku tak akan pernah bisa mengatakannya langsung padanya. Aku hanya bisa diam dan menahan semuanya sendiri. Tapi mungkin, inilah caraku mencintai. Dalam diam, tanpa harapan, tapi penuh ketulusan. Aku tahu, mencintai dalam diam adalah pilihan yang menyakitkan. Tapi aku juga tahu, ini adalah satu-satunya cara agar aku tetap bisa berada di dekatnya. Meskipun hanya sebagai teman, aku sudah cukup bahagia. Karena setidaknya, aku masih bisa melihat senyumnya setiap hari.