16 parts Ongoing Kaivan sama Rainer tuh udah satu paket dari orok, kayak indomie sama telur, nggak bisa dipisahin.
dari kecil udah makan sepiring berdua, mandi bareng, tidur pun rebutan bantal yang sama. pokoknya batas "sahabat" udah lama mereka coret dari kamus hidup.
orang-orang di sekitar mereka udah pasrah, tiap ditanya "mereka pacaran ya?"
jawabannya udah default: "nggak tau, tanya Tuhan aja."
soalnya kalau sahabat biasa, ngapain Kaivan nyuapin Rainer sambil bilang "buka mulutnya, sayang"
bahkan para sahabat mereka yang paling deket pun masih sering heran liat relationship keduanya, "ini dua bocah sahabatan apa praktek rumah tangga?"