Dear Mantan

Dear Mantan

  • WpView
    Lecturas 2,898
  • WpVote
    Votos 85
  • WpPart
    Partes 22
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, dic 1, 2025
WpInfo
No ficción
Ini untukmu, mantan yang selalu kurindu.. jangan salahkan rinduku yang terus bergelut, jangan salahkan rasa sayangku yang tak menyusut, Ini semua salahmu, salahmu meninggalkanku. Aku tidak pernah pernah meninggalkanmu, aku selalu ada di tempat yang sama. sesekali aku mencoba menyapa dan bertingkah biasa. kamulah yang beda, kamulah yang mengingkari jika dulu pernah ada "kita" kamulah orang yang menutup diri hanya karena terluka. Katakanlah ini wujud penyesalanku, biarkanlah rasa rinduku sebagai bayaran atas apa yang aku lakukan. sebenarnya saat aku mengatakan "aku memilih impian" bukan berarti aku melepaskan sebuah genggaman dan ikatan. Hanya saja aku mengurangi prioritasku untukmu Hanya saja fokusku beralih pada buku buku itu Hanya saja waktuku lebih banyak kuhabiskan untuk meraup ilmu. Dear mantan... Aku merasa rindu, dan rindu itu "selalu"
Todos los derechos reservados
#166
mantanterindah
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • di akhir perang
  • HATI💔 YANG TERPILIH
  • Jatuh Karena Cinta
  • The Story Only I Didn't Know
  • Terjebak Nostalgia
  • SasuHina - Kau Dimana
  • Mencintaimu Dalam Diam     (On Going)
  • Jatuh Cinta Diam-Diam
  • N O R A [on going]
  • Antara Jarak Dan Waktu

" untuk mu agama mu, Dan untuk ku agama ku ( al kafirun ayat 6 ) kamu boleh mencintainya, Tapi jangan ambil dia dari tuhan nya ( korintus 6:14-15) ~ pada masanya, seseorang akan pergi dengan sendirinya. Dan pada waktunya, seseorang akan datang dengan rencana nya. kita berada di antara doa dan harapan. bertemu dalam persimpangan takdir, kita hanyalah hasil dari kesengajaan yang di ciptakan semesta. kau dan aku, dua insan yang tengah menjalin cinta namun terjebak dalam jurang pemisah paling bahaya. antara adzan yang berkumandang dan lonceng yang berdentang. antara kiblat yang tentukan arahku pulang dan salib yang membuat mu tenang. antara manisnya syahadat dan dahsyatnya syafaat. antara hitungan tasbih dan kalungan rosairo. ini bukan lagi perihal cinta tapi keyakinan tidak ada yang bisa berjalan mulus setelah ini. kita hanya akan menjadi penghianat entah aku yang meninggalkan Allah ku atau kamu yang meninggalkan Tuhan mu. kita hanyalah luka yang tertunda semakin lama mungkin akan semakin sulit untuk di redam, tolong ingat kali ini bukan takdir yang jahat tapi kita yang terlalu menentang akal sehat. biarlah kita menjadi sebuah kenangan yang akan ku simpan dengan benar. dari kamu aku belajar bahwa mengiklaskan adalah cara terbaik dari mencintai, tak apa setidaknya aku pernah membuat mu tertawa,pernah bebagi kisah juga pernah menjalani hari yang sulit untuk di lupakan. terkadang ada beberapa hal yang tidak bisa kita miliki tapi setidaknya bisa menjadi kenangan yang akan abadi.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido