Labirin Perjalanan

Labirin Perjalanan

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 26, 2017
Tuhan atas kuasanya menentukan waktu, menakdirkan manusia berjalan mundur, apa yang akan kita lihat: dedaunan berguguran kembali melayang menyatu dengan rantingnya. Pohon-pohon mengecil untuk kemudian menjadi bibit. Sungai mengalir dari hilir ke hulu. Jarum jam berputar terbalik. Manusia akan menganggukan kepala dengan cara terbalik. Kedip mata manusia berubah ritmenya dari tertutup menuju terbuka. Kita kembali menemui kesalahan-kesalahan, kembali bertemu dengan peristiwa yang telah kita lalui. Kita akan berkenalan dengan orang yang selama ini mengenal kita. Kita kembali berseragam merah putih, berlari-larian di lorong sekolah dengan cara terbalik. Tak pernah mengenal dengan kata menyesal dan dosa-dosa berlepesan satu persatu. Di setiap langkah mundur, kita berefleksi ke masa lalu. Semakin jauh kita melangkah, semakin jauh kita berkelana ke masa lalu yang gelap. Semakin jauh kita mundur, semakin kita memutar waktu kembali ke masa lalu, kemudian manusia berjalan menuju dirinya paling eksistensial, sampai ke tempat dari mana ia berasal: keagungan dan kesucian. Lalu, sebenarnya apa yang kita temui di masa lalu yang jauh? Ini hanyalah cerita sederhana milik orang biasa yang mudah-mudahan bisa menjadi kacamata baru bagi pembaca dalam melihat sesuatu yang dianggap sederhana, tetapi sesungguhnya tidak biasa, serta menjadi semacam cermin untuk para pembaca dalam berefleksi, mematut diri, meraba pikiran dan perasaan masing-masing bahwa barangkali suatu hari Anda pernah berada di situasi yang sama, merasakan kegelisahan yang sama dan merajut mimpi-mimpi yang sama.
All Rights Reserved
#189
inspirasi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hujan Yang Tak Merindukan Pelangi [ORINE]
  • AKSARA LARA(END)
  • The Silence That Shaped Me
  • BERKELANA DI LABIRIN [End]
  • 𝓐𝓴𝓾 𝓢𝓮𝓵𝓪𝓵𝓾 𝓜𝓮𝓶𝓪𝓷𝓭𝓪𝓷𝓰 𝓛𝓪𝓷𝓰𝓲𝓽 𝓑𝓲𝓻𝓾 𝓘𝓽𝓾
  • NOESIS [END]
  • Di Antara Kenangan dan Waktu (On Going)
  • Dear Dirga
  • CATATAN HARIANKU

Penantian Liora terhadap sebuah kebahagiaan yang telah lama hilang dalam hidupnya membuahkan hasil. Kebahagiaan itu kembali hadir dalam hidupnya yang kosong, seolah dunia membawanya kembali ke tempat yang tepat. Namun, kebahagiaan itu tak bertahan lama. Kebahagiaan itu kembali menghilang setelah Liora mengetahui sebuah kebenaran yang selama ini ia cari. Kebenaran itu membukakan sebuah pintu yang tak pernah Liora bayangkan dalam pikirannya. Dalam perjalanan itu, ia harus memilih antara dua hal yang sangat ia cintai---dua hal yang kini saling bertentangan dan tak pernah ia duga sebelumnya. _________________________ "Hidup Aku terlalu banyak luka, Ci." "Aku akan obati semua luka kamu, Lio. Pelan-pelan, kita lewati semuanya bareng-bareng." _________________________ ©yssctmr_gf

More details
WpActionLinkContent Guidelines