Labirin Perjalanan

Labirin Perjalanan

  • WpView
    LECTURES 6
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Chapitres 1
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., mars 26, 2017
Tuhan atas kuasanya menentukan waktu, menakdirkan manusia berjalan mundur, apa yang akan kita lihat: dedaunan berguguran kembali melayang menyatu dengan rantingnya. Pohon-pohon mengecil untuk kemudian menjadi bibit. Sungai mengalir dari hilir ke hulu. Jarum jam berputar terbalik. Manusia akan menganggukan kepala dengan cara terbalik. Kedip mata manusia berubah ritmenya dari tertutup menuju terbuka. Kita kembali menemui kesalahan-kesalahan, kembali bertemu dengan peristiwa yang telah kita lalui. Kita akan berkenalan dengan orang yang selama ini mengenal kita. Kita kembali berseragam merah putih, berlari-larian di lorong sekolah dengan cara terbalik. Tak pernah mengenal dengan kata menyesal dan dosa-dosa berlepesan satu persatu. Di setiap langkah mundur, kita berefleksi ke masa lalu. Semakin jauh kita melangkah, semakin jauh kita berkelana ke masa lalu yang gelap. Semakin jauh kita mundur, semakin kita memutar waktu kembali ke masa lalu, kemudian manusia berjalan menuju dirinya paling eksistensial, sampai ke tempat dari mana ia berasal: keagungan dan kesucian. Lalu, sebenarnya apa yang kita temui di masa lalu yang jauh? Ini hanyalah cerita sederhana milik orang biasa yang mudah-mudahan bisa menjadi kacamata baru bagi pembaca dalam melihat sesuatu yang dianggap sederhana, tetapi sesungguhnya tidak biasa, serta menjadi semacam cermin untuk para pembaca dalam berefleksi, mematut diri, meraba pikiran dan perasaan masing-masing bahwa barangkali suatu hari Anda pernah berada di situasi yang sama, merasakan kegelisahan yang sama dan merajut mimpi-mimpi yang sama.
Tous Droits Réservés
#258
inspirasi
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • di akhir perang
  • SECRET BETWEEN US PART 2
  • Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah
  • CATATAN HARIANKU
  • SMARA DIKTA
  • 𝐄𝐥𝐝𝐢𝐫𝐚 || [Greshan]
  • BERKELANA DI LABIRIN [End]
  • Tutorial Berpikir Benar untuk Pemula

" untuk mu agama mu, Dan untuk ku agama ku ( al kafirun ayat 6 ) kamu boleh mencintainya, Tapi jangan ambil dia dari tuhan nya ( korintus 6:14-15) ~ pada masanya, seseorang akan pergi dengan sendirinya. Dan pada waktunya, seseorang akan datang dengan rencana nya. kita berada di antara doa dan harapan. bertemu dalam persimpangan takdir, kita hanyalah hasil dari kesengajaan yang di ciptakan semesta. kau dan aku, dua insan yang tengah menjalin cinta namun terjebak dalam jurang pemisah paling bahaya. antara adzan yang berkumandang dan lonceng yang berdentang. antara kiblat yang tentukan arahku pulang dan salib yang membuat mu tenang. antara manisnya syahadat dan dahsyatnya syafaat. antara hitungan tasbih dan kalungan rosairo. ini bukan lagi perihal cinta tapi keyakinan tidak ada yang bisa berjalan mulus setelah ini. kita hanya akan menjadi penghianat entah aku yang meninggalkan Allah ku atau kamu yang meninggalkan Tuhan mu. kita hanyalah luka yang tertunda semakin lama mungkin akan semakin sulit untuk di redam, tolong ingat kali ini bukan takdir yang jahat tapi kita yang terlalu menentang akal sehat. biarlah kita menjadi sebuah kenangan yang akan ku simpan dengan benar. dari kamu aku belajar bahwa mengiklaskan adalah cara terbaik dari mencintai, tak apa setidaknya aku pernah membuat mu tertawa,pernah bebagi kisah juga pernah menjalani hari yang sulit untuk di lupakan. terkadang ada beberapa hal yang tidak bisa kita miliki tapi setidaknya bisa menjadi kenangan yang akan abadi.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu