After Our Story

After Our Story

  • WpView
    Reads 819
  • WpVote
    Votes 49
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadComplete Fri, Sep 3, 2021
Ara tidak pernah ingin duduk di depan Niko, baginya ini neraka. Niko sangat senang bisa duduk di belakang Ara, ia bisa leluasa menjahili gadis manja itu. Almeera Sataradya si ketua osis cantik nan sempurna yang jadi idola para kaum adam sekolahnya. Tapi bagi Almeera pacaran itu nggak penting, dan dia nggak punya waktu buat kegiatan yang unfaedah seperti itu. Hingga Niko Aradhana yang sebenarnya tidak tertarik berpacaran mengajarkan apa faedahnya pacaran menurut kamus nya. "Setelah ini, tetap baik-baik sajakah?" - Almeera #Hanya cerita ringan hasil otak penulis. Hehe #maaftypobertebaran
All Rights Reserved
#152
teenromance
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bukan Cinderella (Sudah Ada Di Toko Buku)
  • I'M ANTAGONIS [END]
  • To Chaos, to My Calm!
  • DIA [COMPLETED]
  • The Quiet Between Us (TERBIT)
  • ▫Ketos and Bad Girl❇
  • OSIS OR OH SHIT?!
  • Alvian |Slow Up|
  • Break The Mold [END]

Project #Remaja | "Gue gak terima penolakan! Mulai sekarang lo jadi pacar gue." Ini bukan kisah Cinderella yang kehilangan sepatu kaca, di mana sang pangeran akan menjemput sang putri, untuk memberikan sebelah sepatunya yang tertinggal di pesta dansa. Ini kisah Amora yang kehilangan sepatu converse yang baru saja Ia beli tempo hari. Dan sebelah sepatunya harus tertukar dengan sepatu orang lain. Namanya Amora Olivia, cewek biasa yang tengah bahagia karena baru saja bisa membeli sepatu baru dengan uang yang susah payah Ia tabung sebulan ini. Dan kini sebalah sepatu kebanggaanya itu harus tertukar dengan sebelah sepatu butut yang ukurannya lebih besar dari sepatu miliknya. Sumpah sarapah Amora keluarkan saat mencari sebelah sepatunya, bahkan Amora nekat berteriak di koridor sekolah hanya untuk sebelah sepatu. "Sial! Siapa yang berani tuker sepatu gue sama sepatu butut kegedean ini." teriak Amora menggelegar di koridor sekolah Yang lebih parahnya, Ia harus mendekam di ruang, BK karena sudah berurusan dengan si tersangka pencuri sepatunya yang tak lain adalah Adam Wijaya. Si ketua osis yang berdarah dingin, tidak punya belas kasih dan sarkas. Ini kisah Amora dkk yang masuk ke dalam kelas buangan, dan harus berurusan dengan antek-antek osis yang berasal dari kelas unggulan yang di gawangi oleh Adan Wijaya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines