Cinta pertama... Saat kau merasakannya kau tak kan mampu mempercayai degupan jantungmu yang berdegup keras di atas suara peluit kereta api yang memekikkan telinga Kau tak akan mempercayai desiran aliran darahmu yang tiba-tiba berpacu melebihi kecepatan cahaya Kau tak akan mempercayai duniamu yang penuh dengan sesak orang, karena yang terlihat dalam pandanganmu di sana hanyalah dirinya Cinta pertama memang cinta yang paling indah Lebih indah dari butiran salju yang turun di musim dingin Lebih indah dari bunga-bunga yang bermekaran di musim semi Lebih indah dan hangat dari terik mentari pagi yang menyusup masuk dari tirai kamar tidurmu Dan terasa begitu manis bagaikan madu Tapi... Cinta pertama tak selalu menjadi milikmu Adakalanya kau harus melepasnya untuk menggantinya dengan cinta yang baru Yang menentukan hidupmu di masa depan bukanlah cinta pertamamu Jadi, tak ada salahnya jika kau kehilangan atau tak dapat memiliki cinta pertamamu Karena dia selamanya akan tetap menjadi sesempurnah yang ada dalam ingatanmu Dan akan menjadi bingkai indah yang akan melindungi cinta terakhirmu Sepeti itulah cinta pertamaku
More details