Traffict Lights

Traffict Lights

  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureOngoing23m
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 15, 2017
Semua berawal ketika Xavier melihat seorang perempuan bernama Madison Jane bersepeda di kota Pearl. Dia berhenti saat lampu merah menyala dan sebuah truk hijau berhenti tepat di sebelah Madison, Dua orang laki laki di dalamnya. Mereka menggoda Madison, bertanya dimana Madison sekolah dan bahkan meminta nomor telfon Madison secara paksa. Madison langsung memarahi mereka yang tidak sopan telah menyentuh lengan nya. Setelah lampu hijau menyala truk itu pergi dan meninggalkan Madison dengan teriakan teriakan memalukan. Xavier mengira masalah sudah selesai sampai disana. Dan ternyata tidak, Madison dengan berani nya bersepeda mengikuti truk tersebut hingga beberapa blok. Truk tersebut berhenti di sebuah toko kecil. Madison berhenti dan menarik spion truk itu secara paksa dengan sangat kuat. Tangan nya tergelincir beberapa kali. Spion berhasil terlepas dari tempat nya dan Madison melemparnya ke tengah jalan. "Itu yang akan kau dapat bila berurusan dengan ku keparat tua!" madison pergi dengan cepat dan menghilang. Dua orang lelaki itu terdiam, Xavier yang kebetulan melihat terdiam, bahkan Max supir pribadi Xavier yang telah menguasai karate dan muaitai seumur hidupnya juga ikut terdiam. Xavier tertawa. Sudah beberapa bulan tidak ada yang dapat membuat dia tertawa senang seperti ini. Dan pasti saja Xavier akan mencari tau siapa Madison.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Unspoken Bond
  • Guns and Roses | ✔
  • Word Of Action!✔️
  • My soldier
  • Monsters & Company (Killua x Oc)
  • II. Body Of Iron (Unedited) ✔️ ORIGINAL
  • CHOI EMPIRE Book 5: jeon wonwoo

Description..... Corridor Encounter corridor me Tejas aur Shrenu ka takraav . Tejas ke sarcastic comments aur Shrenu ki sharp wit ke beech ek mini battle chal padi. Tejas (smirking): "Lagta hai tumhe har waqt kisi ko rules samjhane ka shauk hai." Shrenu (calm but firm): "Aur tumhe har waqt rules todne ka." Dono ki arguments usually ek cold war ki tarah hoti thi, jisme dono apne point prove karne ki koshish karte. Jab Tejas ko pata chala ki unka apartment Shrenu ke bilkul opposite hai, to Shrenu aur zyada irritate hone lagi. Shrenu (sarcastically): "Kya yeh mera punishment hai?" Tejas (smirking): "Tumhare sarcasm ka jawab nahi, lekin ab adjust karna seekh lo." .... Kitchen Scene: Shrenu kitchen ki taraf chali jaati , lekin Tejas notice karta hai ki uski ankle abhi bhi pain kar rahi hai. Woh Shrenu ke peeche jata hai aur dekhta hai ki woh halka sa limp kar rahi hai. "Shrenu, ruk jao," Tejas uska haath pakad kar use kitchen se wapas lekar aata hai. Usse sofa par baithata hai aur apne bag se ek pain relief spray nikal kar uske haton me rakh deta hai. ...sab yahi dekh lo .. #ander jakr padho... 😊🤗

More details
WpActionLinkContent Guidelines