Foam [REWORK]

Foam [REWORK]

  • WpView
    Membaca 2,589
  • WpVote
    Vote 278
  • WpPart
    Bab 11
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Jul 25, 2018
WpInfo
Fiksi
Romansa
[VERY SLOW UPDATE!] Bagi sebagian orang, kata maaf memang tidak bisa memperbaiki apa yang telah rusak. Tapi, apakah tidak ada kesempatan baru untuk kata "maaf" memperbaiki segalanya? Dunia memang kejam, terutama untuk orang-orang yang berbeda. Mereka dihina, diinjak, dicemooh, hanya karena kesalahan yang sebenarnya tidak mereka pahami. Bahkan, kata indah seperti "maaf" nampak tidak berguna dalam situasi tersebut. Danu dan Alda pernah melakukan kesalahan besar. Sekarang mereka menyesali itu. Namun, yang perlu dipertanyakan, apakah mereka akan mendapat ampunan dari kata maaf di tengah kejamnya dunia?[] [WARNING! BANYAK ADEGAN YANG TIDAK PATUT DICONTOH! HARAP BIJAK DALAM MEMILIH BACAAN!] Copyright©2017 by Lidiaraa - All Rights Reserved
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#9
persahabat
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • DALAM DETAK (SELESAI)
  • My Bad Girl #BadSeries✔
  • Ananta Bandhana
  • Maaf' (Revisi)
  • DENNIES
  • 2D (Dilla & Dian)
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • Raina, Hujan Telah Datang (NEW VERSION)
  • Rintik Hujan

[ CERITA DIPRIVASI ] Semua orang berlomba bergaya, bekerja, berkomunikasi demi mendapatkan satu rasa yang disebut; Cinta. Hingga lupa pada takdir yang tak selalu menuruti kehendak, sebab ada empunya. Kalau saja cinta selalu seindah bait puisi milik Penyair ternama, mungkin perjuangan benar tak ada artinya. Namun, lagi-lagi, konspirasi alam tak pernah memiliki jadwal. 'Ia' berputar semaunya. Mengitari manusia yang tanpa tahu malu terus berangan. Atau ... justru mendukung mereka para pesimis. Apakah ketika mencintai, kau selalu siap dengan patah hatinya? Hei, kedua hal itu adalah paket wajib yang tak akan bisa kau pilih salah satu. Percayalah, senikmat apa pun cinta yang kaurasa hari ini, kelak alam akan memintanya untuk menghancurkanmu. Menjadi kepingan raga, rasa yang hancur dan kau menderita. Apakah menakutkan? Tidak. Karena manusia selalu merasa dirinya yang terhebat. Berpikir mampu bertahan dalam duka yang teramat. Berangan mampu mengubah cinta menyiksa menjadi bahagia penuh euforia. Bukankah manusia itu makhluk paling serakah? Ia tidak pernah berpikir, kalau segala sesuatu memiliki batas. Kecuali, Sang Pencipta. Maka, beginilah ritmenya; Cinta-->Bahagia-->Jenuh-->Luka-->Mengakhiri/Memperbaiki? Selamat Membaca! Salam, Curious_ Ditulis-Diakhiri: Maret 2017

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan