Silent love

Silent love

  • WpView
    Reads 258
  • WpVote
    Votes 35
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 23, 2017
Aku adalah seorang perempuan yang sangat merasakan cinta bertepuk sebelah tangan. Aku hanya bisa memendam perasaanku saja tanpaku ucapkan,ya namaku Kania cowok yang aku sukai ia bernama Ken. Ternyata Ken menyukai sahabatku sendiri. Tetapi ada sosok lain,ada seorang cowok yang tulus mencintaiku tetapi aku tidak menyukai cowok itu, ia bernama Ben. Awal mulanya berawal dari perpustakaan.Tidak kusangka Ben sangat baik kepadaku. Pada akhirnya aku mulai dekat dengan Ken tetapi dibalik itu Ben tetap saja menyukaiku. Secara perlahan-lahan aku mulai menyukai Ben dengan diam-diam tapi dibalik itu semua Ken juga menyukaiku. Apa yang harus ku lakukan? Apakah aku harus mencintainya dalam diam dan tidak ku ungkapkan....
All Rights Reserved
#214
silentlove
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • It HURTS
  • Antara Kau dan Sahabatku [Completed]
  • DeaSea
  • My Perfect Senior [Completed]
  • FRIENDzone (Completed)
  • Aslan, Are you my last love?
  • Hurt Love
  • Dilema
  • When First Love [ Completed ]
  • S.H.Y
It HURTS

Teman-teman bilang, kisah cinta gue itu pasaran. Naksir tapi cuma bisa memendam (kalo lo bilang gue pengecut, itu artinya bukan hanya gue aja yang lo judge tapi juga jutaan cewek yang naksir diam-diam). Sebenarnya sih itu udah kelewat lumrah. Yang langka terjadi di realita adalah.... punya sahabat berbeda jenis (cowok cewek maksudnya) dan parahnya lo naksir dia! Yupss. Itu yang sedang gue alami. Percayalah, rasanya berjuta kali lebih nggak enak dibanding lo naksir cowok terkeren di sekolah. Seakan ada sesuatu yang salah dan nggak pada tempatnya. Wajar sih, karena memang nggak seharusnya ada rasa "cinta" di tengah persahabatan. Tapi mau gimana lagi? Beruntung buat gue kalo perasaan itu melekat di kedua pihak. Nah, kalo nggak? Kan sakit. *** Peniu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines