Menemanimu Hingga Detak Terakhir
"Baiklah, kalau jantungku masih berdetak hingga tahun depan, mungkin kita bisa menikah."
Begitulah alasan seorang Syifanazia Humayra Mecca ketika terpaksa menolak lamaran lelaki yang sangat ia cintai.
Keputusannya menolak lamaran Raviindra Zein Ar-Rafka bukan tanpa alasan. Jantungnya yang kian hari berdetak semakin melemah membuatnya takut tak bisa lebih lama menemaninya dan juga membuatnya merasakan pedihnya luka akibat kehilangan.
Sebab itu, Mayra selalu berusaha keras mencarikan seorang wanita untuk Rafka yakni Aiyla, sahabatnya sendiri.
Suatu hari takdir mempertemukannya kembali dengan Arshaka Al-Ghazali. Seorang lelaki dari masa lalunya yang kelam. Bersama Shaka yang juga sama-sama di vonis tak bisa hidup lebih lama karna penyakit yang di deritanya. Mayra dan Shaka menjalani hari-hari terakhir sebagai suami istri dengan bahagia dan penuh perjuangan.
Namun apakah takdir bisa diubah sehingga mereka bisa merasakan hidup lebih lama lagi di dunia?