DAMARWULAN

DAMARWULAN

  • WpView
    Reads 56
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureComplete Thu, Mar 30, 2017
Wulan, Jeha dan Risa, tengah berdiri memandang Laptop dihadapan mereka. Terlihat jelas ekspresi cemas diwajah ketiganya. Bagaimana tidak, hari ini pengumuman Lolos-tidaknya mereka di SMA Global, sebuah SMA bergengsi dan kaya akan prestasi yang dengan nekad mereka pilih sebagai SMA tujuan. Bukanya apa, masalahnya mereka hanya siswi berkemampuan minim, walau hasil Ujian Nasional mereka cukup baik, tapi tetap saja, belum tentu diterima. karena banyak siswa berprestasi lainya juga yang memilih SMA itu, termasuk Damar, yang memang siswa undangan SMA Global. Daftar peserta didik yang lolos sudah muncul. Jeha mengeser prosesor kebawah, dan diurutan ke-98 nama Jeha muncul, disusul diurutan ke-105, nama Risa muncul. Tinggal Wulan, Wulan sangat cemas, karena sudah diurutan ke 180, namanya belum juga muncul. "Tenang Lan, Lo pasti ada, tenang" ucap Jeha pelan-pelan mencari nama Wulan. Wulan sudah keringat dinging karena sudah keurutan 190, sedangkan kuota masuknya hanya 200. Teringat lagi Wulan dengan pengumuman Upacara yang mengumumkan Damar sebagai siswa Undangan SMA Global yang secara otomatis jika mendaftar ke SMA Global langsung diterima . Wulan yang diantara barisan memandang Damar, dalam hati berkata : Aku harus masuk SMA Global. Jika Aku Lolos, Aku akan nyatakan perasaanku pada Damar, Semangat!!~ "Lan.." ucap Risa sedih. Wulan tersadar dari lamunannya "Ah? Kenapa?" "Gapapa ya?, sekolah lain banyak." Jehapun menepuk bahu Wulan. Wulan langsung paham ucapan Risa dan Jeha. "Oh..Jadi Gue gak Lolos yah?" tanya Wulan "Kita udah cari sampai urutan ke-200" ucap Jeha, Wulan yang menunduk hanya mengangguk sedih. "dan nama Lu" ucap Risa berat "DIURUTAN ITU!!!" "SERIUS?!!" kaget Wulan dan langsung meriksa daftar nama itu. Ternyata benar, Nama Wulan diurutan terakhir, urutan ke-200. "AARRGHHH!!!!!" senang Wulan berteriak
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kia larasati fortuna
  • Arsyilazka
  • Mari Saling Bicara
  • Look At Me!!!                                            [Follow Sblm Membaca❤]
  • KOMAR.
  • Antagonis 2 (END)
  • troublemaker VS ketos! ✔
  • AL - TA [END]
  • Blonde & The Cold Heart [TERBIT]

Kia Larasati Fortuna adalah gadis cantik dengan rambut sepunggung yang sekarang duduk di bangku kelas 2 SMA mulia, gadis yang selalu ceria dan ramah kepada siapapun. Kia termasuk gadis di SMA itu yang selalu menjadi langganan guru BK karena selalu menggunakan aksesoris yang tidak sesuai dengan ketetapan aturan SMA itu, tetapi meskipun begitu Kia selalu menjadi langganan juara di kelasnya. Itu yang membuat guru-guru di SMA itu heran terhadap Kia, anak yang mempunyai nilai akademik tinggi tetapi sering tidak mengikuti aturan di SMA itu. ********** "Lagi-lagi kamu datangnya selalu mepet kia, coba kamu belajar untuk datang lebih pagi lagi," tegur pak Tono guru Bahasa yang selalu ada di depan gerbang sekolah melihat dan mengawasi siswanya. Pak Tono adalah guru Bahasa Kia yang berusia hampir 50 tahun. Ia terkenal disiplin dalam menjalankan aturan di sekolahnya dan galak jika siswa itu melanggar. Sehingga siswa SMA itu lebih memilih mematuhi aturan ketimbang harus berurusan dengan pak Tono. "Lihat sabuk yang kamu pakai, tali sepatumu, belum lagi rambutmu yang warna coklat itu, pakai baju di keluarkan lagi, ini peringatan terakhir ya buat kamu Kia," tambah bapak yang memakai kacamata itu. "Siap pak, saya gak ngulangin lagi deh. Saya ke kelas dulu ya pak," ujar Kia tersenyum memelas meninggalkan pak Tono yang masih berdiri di depan gerbang sekolah. Dari seberang jendela kelas terlihat sosok mata yang mengaggumi gadis itu, matanya tak henti melihat gerak-gerik gadis cantik itu. *******

More details
WpActionLinkContent Guidelines