Story cover for Friendzone [On Going] by aysahsftri_
Friendzone [On Going]
  • WpView
    Reads 68,103
  • WpVote
    Votes 2,792
  • WpPart
    Parts 33
  • WpView
    Reads 68,103
  • WpVote
    Votes 2,792
  • WpPart
    Parts 33
Ongoing, First published Mar 30, 2017
Kata siapa mempunyai sahabat lelaki itu selalu enak ?










Buktinya buat gue engga.


Gue mencintaii dia tapi dia cinta temen gue. Gue tau kalo persahabatan antara laki2 dan perempuan pasti salah satu ada yang jatuh cinta. Gue terjebak di friendzone. Kalian nanya apa gue siap menanggung resikonya ? Ya gue siap demi selalu disamping dia dan dia tersenyum saat sama gue!

Tapi bagaimana jika tuhan berkata lain ? Jika tuhan sudah membolak balik takdir ?
Bagaimana jika persahabatan yang katanya sampai akhir eh malah berujung oleh takdir ?

Apakah kita bisa menyalahkannya ? Tentu tidak. Semua sudah diatur yang diatas.
All Rights Reserved
Sign up to add Friendzone [On Going] to your library and receive updates
or
#963friendzone
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Friend's Zone's cover
Karena Kamu Rumahnya  cover
𝙶𝚛𝚒𝚣𝚎𝚕𝚕𝚎  [ℍ𝕀𝔸𝕋𝕌𝕊] cover
Stupid Love [END] cover
🅃🅁🄾🅄🄱🄻🄴 🄸🅂 🄰 🄵🅁🄸🄴🄽🄳 cover
🎀Sahabat Jadi Cinta🎀  cover
Heart to you.(END) cover
Complicated  cover
Dua Sisi (TAMAT) cover
Friendzone cover

Friend's Zone's

11 parts Complete

Cinta mempermainkan persahabatan kita! Aku, Kamu, Dia, dan Kita! Aku sangat ingin berteriak kepada dunia bahwa aku ingin egois sedikit saja. Tapi ternyata diriku terlalu lemah ketika aku di perhadapkan untuk memilih antara Cinta dan Persahabatan. Sehingga pada akhirnya aku mengalah, kelemahanku membuatku memutuskan untuk pergi sejauh yang diriku bisa. Membawa pergi ragaku untuk bersembunyi dan lari dari segala kesakitan tak berujung ini. Meningalkan semua kenyataan pahit yang tak pernah ingin kukenang dan bahkan tak akan pernah di terima oleh relung hatiku. Tapi ternyata takdir tak semudah yang diriku bayangkan, rasa ini mempermainkanku sekali lagi dalam kondisi yang berbeda, dan semakin membuatku lebih terpuruk. Hingga rasanya sesak dan sempit menghimpit setiap organ tubuhku. Dimana Aku harus bertahan antara Cinta, Persahabatan, dan kehadirannya. Tapi kali ini bolehkah diriku egois? Untuk mendapatkan setitik kebahagiaan? Dan untuk kesekian kalinya aku harus menelan kepedihan teramat dalam, yang membuatku hancur perlahan-lahan. Apakah kali ini aku harus pergi lagi? Apakah ini yang diinginkan takdir dan cinta bodoh ini kepadaku? Pergi untuk mencari kebahagiaan yang sebenarnya? Apakah aku akan kalah lagi kali ini? ~ FRIEND'S ZONE'S ~ "Aku bahagia ketika melihat kedua sahabatku bahagia..." "....itu definisi sahabat bukan?" 🚫 DO NOT MENJIPLAK MY STORY! PLAGIAT MOHON BERTOBAT🚫