Ini cuma cerita biasa, tentang dua orang remaja berbeda yang punya keunikan masing masing. Alanis Prillyta Askarani, gadis yang hampir obesitas dan kekurangan sel otak a.k.a bodoh kebangetan berpacaran dengan Alyasa Gallendra, si kidal yang manis dan jenius. Buat Ali, sejelek apapun Prilly, gadis itu tetap saja gadis istimewanya. Gadis yang Ali percaya akan menjadi teman hidupnya, sekarang dan sampai selamanya.
Gak ada hal yang lebih indah selain bersama Prilly. Sampai akhirnya, semuanya direnggut sebuah kenyataan pahit. Pengorbanan dari Ali gak ada artinya lagi. Semuanya hilang, bagai sebuah daun yang diletakkan di pasir pantai. Hilang terbawa deburan ombak.
Satu hal, Ali selalu mencintai Prilly. Sekarang, besok, dan sejuta tahun ke depan. Sampai nggak ada lagi tangisan sedih dan digantikan tangisan bahagia.
Kanker itu merebut segalanya dari Ali. Seluruh teman-teman yang dahulu dekat dengannya perlahan pergi menyisahkan Bani dan Verrel. Kekasih yang dulu ia cintai ikut pergi juga. Ia tak lebih dari seorang "monster".
Tapi apa yang terjadi, saat semuanya hilang. Prilly sahabatnya sekaligus orang yang mencintainya dengan tulus datang dan memberikan warna baru di hidupnya.