The Last Tears

The Last Tears

  • WpView
    MGA BUMASA 22,176
  • WpVote
    Mga Boto 2,703
  • WpPart
    Mga Parte 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Fri, Dec 22, 2017
Ini cuma cerita biasa, tentang dua orang remaja berbeda yang punya keunikan masing masing. Alanis Prillyta Askarani, gadis yang hampir obesitas dan kekurangan sel otak a.k.a bodoh kebangetan berpacaran dengan Alyasa Gallendra, si kidal yang manis dan jenius. Buat Ali, sejelek apapun Prilly, gadis itu tetap saja gadis istimewanya. Gadis yang Ali percaya akan menjadi teman hidupnya, sekarang dan sampai selamanya. Gak ada hal yang lebih indah selain bersama Prilly. Sampai akhirnya, semuanya direnggut sebuah kenyataan pahit. Pengorbanan dari Ali gak ada artinya lagi. Semuanya hilang, bagai sebuah daun yang diletakkan di pasir pantai. Hilang terbawa deburan ombak. Satu hal, Ali selalu mencintai Prilly. Sekarang, besok, dan sejuta tahun ke depan. Sampai nggak ada lagi tangisan sedih dan digantikan tangisan bahagia.
All Rights Reserved
#388
prilly
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • My Annoying Fiance
  • You Broke My Heart*editing*
  • Detective✔
  • Clock✔
  • MAMA IMPIAN
  • Stay (Away)
  • Malaikat Terindah
  • STUPID COUPLE ~ Ali^Prilly
  • Lelah [✔]
  • Suatu Hari Nanti

(REVISI) [𝙱𝚞𝚍𝚊𝚢𝚊𝚔𝚊𝚗 𝙵𝚘𝚕𝚕𝚘𝚠 𝚂𝚎𝚋𝚎𝚕𝚞𝚖 𝙼𝚎𝚖𝚋𝚊𝚌𝚊!] Namanya Prilly Aqilla Auristela setidaknya itulah yang tertulis di akta kelahiran. Prilly seorang gadis dengan paras cantik namun menyebalkan. Mendapat julukan annoying fiance dari mantan pacar lima tahunnya. Yang sekarang merangkap menjadi tunangannya beberapa minggu lalu. *** "Siapa yang kamu bilang setan?" potong Ali cepet. Seperti bau-bau tak enak. "Eh itu anu setan, itu emm ... Tadi ada bayangan nah iya ada bayangan kirain setan," Ngeles Prilly membuat Ali mendengus. "Bayangan apa? Terus bayangannya mana? " tanya Ali membuat Prilly menunjuk sesuatu disamping Ali. Spontan Ali segera menoleh, ia tidak melihat apapun selain bayangan dirinya dan sofa. Ali yang mengerti segera melihat sang pelaku. Namun pelakunya sudah tidak ada di tempat. "PRILLY!"

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman