[ILS Series I] Ra-Sha

[ILS Series I] Ra-Sha

  • WpView
    Reads 300
  • WpVote
    Votes 69
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 24, 2017
Inspirational Love Stories [ILS] Series : Ra-Sha ---------- "Ra-Sha," Bukan hanya sekedar kalimat pemanis untuk hidup mereka. Bukan hanya sekedar kata penenang untuk kisah mereka. Bukan hanya sekedar istilah pahit untuk romansa klise mereka. Itu adalah penyesalan bagi Rakha, dan di sisi lain, itu adalah rasa bersalah bagi Shania. "Ini semua, ketika apa yang lo perjuangkan selama ini, yang lo harapkan selama ini, dan yang lo tunggu selama ini, menjadi penyesalan yang gak akan pernah pudar dari hidup lo." -Ra-Sha.
All Rights Reserved
#345
rakha
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Izinkan sekali saja
  • 𝐓𝐢𝐭𝐢𝐤 𝐓𝐞𝐦𝐮 || 𝐎𝐧 𝐆𝐨𝐢𝐧𝐠
  • The Last Birthday With You
  • Layangan Asa  (Tamat)
  • Angel To Raya (END)
  • Sesal Yang Terlambat
  • Tameng
  • " To Love ,To Lose "
  • WEIRD GIRL #WATTYS2020
  • BUNGA TERAKHIR [REVISI]

Bagi Laisha, setiap waktu yang dilaluinya adalah berharga. Begitupula 8 tahun yang sudah dia habiskan untuk menjalin hubungan bersama Tian-kekasihnya. Saat segala mimpi dan harapan-harapan telah terajut begitu manis dan indahnya, kenyataannya segalanya hanya berakhir menjadi kenangan. Meski sakit, Laisha berusaha ikhlas. Bagaimanapun perpisahan memang satu-satunya jalan yang harus dia pilih di antara perbedaan dirinya dan Tian. Sekalipun rasa cinta di antara keduanya masih sama besar kapasitasnya. Seakan tidak cukup hatinya dihancurkan akan kenyataan tentang jeda di antara dirinya dan Tian. Pun semua karena ia ingin menjalankan permintaan terakhir kakaknya. Yakni menjadi ibu dari keponakannya yang baru lahir dan juga istri sambung dari kakak iparnya. Laisha seharusnya menolak itu, namun saat melihat wajah penuh harap kakaknya dalam keadaan sekarat, ia hanya mampu mengiyakannya. Laisha sudah mengorbankan cintanya dengan merelakan Tian. Namun, apakah melakukan pernikahan paksa dengan Arkan adalah keputusan benar? Karena sampai kapapun, dia tidak akan pernah bisa menggantikan sosok Liana-Kakaknya. Mau tidak mau, Laisha harus menanggung segala konsekuensi dari keputusannya sendiri.Termasuk bagaimana cara Arkan memperlakukannya. Pria itu seakan tidak pernah menganggapnya ada. Mungkinkah Laisha bisa bertahan? Atau justru dia memilih menyerah dan berakhir dengan Bian yang mencintainya setelah Tian? "Kutahu, garis takdirku telah engkau putuskan, wahai semesta. Namun izinkanlah sekali saja kau berikan akhir bahagia untukku. Hidup dengan seseorang yang akan menjadi pendampingku selamanya." _Laisha_

More details
WpActionLinkContent Guidelines