LAKUNA
  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Tue, Apr 4, 2017
Suasana Jepang di pagi hari sungguh bertolak belakang dengan Jakarta. Rumahku yang berlokasi di Kyoto dengan suasana sejuk dan suara deburan ombak di pinggir pantai terdengar begitu merdu. Aku memejamkan mata sejenak. Namun, aku merasa seperti ada sosok bayangan pria yang seakan merangkulku dari belakang dan tiba-tiba, wusshhhh Begitu mengejutkan, Aku bisa merasakan angin yang berhembus hangat dan lembut tepat di leherku. Aku langsung membuka mata, jantungku berdegup cepat dan air mataku tak dapat terbendung lagi. Ya tuhan, perasaan macam apa ini? Seakan mencekat tenggorokanku untuk tidak bersuara, tangisanku makin menjadi. Apa yang terjadi pada Yamanaka Mura, gadis setengah Jepang yang luar biasa menerka cerita hidupnya yang sesungguhnya?
All Rights Reserved
#867
general
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Yesterday Lies
  • Kesempatan Kedua Mengubah Masa Depan
  • STAY WITH ME (ON GOING)
  • RION IS MY MANTAN!
  • Bara & Tara
  • A Gift From God
  • Lonte Vs Gigolo (The Coli Trilogi I) (End)
  • I Love My Little Sister
  • i hate you bossy!
  • Chiisana Tenohira

Dia bersikap seolah aku adalah miliknya sejak kami SMA, Bahkan setelah bertahun - tahun kami tak bertemu. Dia selalu menganggap uang dapat membeli kebahagaiaanku. Dia selalu.. memberiku uang tanpa kuminta, agar aku tetap bersamanya. Setelah apa yang telah kulakukan dahulu..cinta, tubuh, dan waktuku.. ia melakukan hal terburuk yang pernah kualami sepanjang hidupku. Hanya karena ia Kaya. " Kau yang melakukannya bukan!!? Kecelakaan Ibuku, Hutang itu, dan Beasiswaku!! " "... " Ia hanya menatapku dingin tak bergeming dengan pukulan keras tanganku di dadanya. Menangispun tak membuatnya bersimpati padaku. " Bagaimana bisa kau melakukannya padaku?!. " " Pikirkan tawaranku sebelumnya. " Ia berjalan pergi, melemparkan sebuah kartu nama ke wajahku, bertuliskan sebuah alamat jelas terpampang. A. K Residence. Tempat yang menyimpan luka tak berujung dalam dadaku . Kenangan indah itu, omong kosong. "Jika aku tahu kau seperti ini! Aku takkan pernah mau terlibat denganmu sejak awal!! kau menghancurkan hidupku, harapanku, mimpiku! " Menangis sendirian, ketika ia pergi melangkah tak membalikan tubuhnya untuk sekali saja, melihatku tak berdaya terduduk di lantai. ~~~~~~~~~~~~~~ Genre Angst . Enjoy!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines