Story cover for Angin by fatmamuth
Angin
  • WpView
    LECTURES 297
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Chapitres 6
  • WpView
    LECTURES 297
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Chapitres 6
En cours d'écriture, Publié initialement mars 31, 2017
Aku adalah sebuah batang pohon yang sering kau sandarkan. Memahami kamu, aku bagai bulan tehadap matahari. Kita saling mengalah, walau itu tandanya kita tidak pernah dalam posisi yang sama dalam satu lingkarang orbit. Aku sering memanggilmu Angin, dan kamu memanggilku Air. 
  Aku,mempunyai kita tersendiri. kitaku dan kitamu tidaklah sama.
  Karna kamu membuat janji. Sedang aku tidak. Kita seperti rasa benci. Tidak sengaja atau sengaja, nyatanya kita selalu berbeda bukan? seperti benci. Bahkan benci itu... disaat kamu hidup, aku mati.
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter Angin à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
#148writer
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
Cinta Berbalut Puisi, écrit par HarrySuharto
26 chapitres Terminé Contenu pour adultes
Kisah ini hanya fiksi berdasarkan imajinasi sang penulis menceritakan tentang kisah cinta seorang anak SMA yang introvert dan tak memiliki keberanian untuk mengutarakan perasaannya terhadap sang pujaan hati , kisah ini bermula ketika ia mulai membuat puisi dan mempostingnya di sosial media, ia pun selalu mencurahkan isi hatinya dalam bentuk puisi dan kemudian memposting puisi buatannya, awalnya ia hanya berniat untuk memposting satu puisi namun diantara puluhan like di akun sosial medianya ternyata gadis yang ia sukai membaca puisi tersebut , akhirnya ia memutuskan untuk setidaknya memposting satu puisi setiap minggu, ia berharap suatu saat sang gadis menyadari pesan dari nya. Nothing Bintang lima di titik koordinatnya Saling terpisah jauh jarak mereka Tiada keinginan akan itu semua Namun itulah sejatinya hidup tercipta Demi keindahan kasih dan saling menjaga Ikutilah arah mata angin tuk temui mereka Dan banyak usaha kau butuh mencapainya Sebab mereka tidaklah diam menunggu disana Mereka juga berjalan menikmati masanya Kapankah mereka bisa bertemu di suatu beranda Mungkin juga itu takkan pernah bisa Entahlah, siapa yang kan beri petunjuknya Bulan pun takkan berikan jawabannya Hanya diam dan terus memperhatikan kita Sejauh perjalanan yang penuh luka Apa sebenarnya kisah yang kau bawa? Sekuat tenaga kau berkorban dan berusaha Maukah kau tunjukkan sebuah rahasia? Silih berganti antara bulan dan surya Hanya semakin memperbesar lubang di dada Sanggupkah hati dan jiwa menahannya? Kini waktumu telah di ujung senja Kau hela nafas seolah lega Apakah itu kan tetap jadi rahasia? Bahkan kau tetap kukuh menyimpannya Meski terhina dimata mereka Ataukah itu sudah bukan lagi rahasia? Semua bertanya ada apa? Semua ingin tahu mengapa? Bagaimana kan kau sikapi itu semua? Semua pun terkesima pada akhirnya Sebab jawab mu "TAK ADA APA APA".
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 9
Mentarinya Sang Rembulan (Tamat) cover
Bungsu [second life] cover
Cinta Berbalut Puisi cover
part off cover
SXS ( Seme X Seme)  cover
"The Wind of Love in Hollywood" cover
TARUHAN[BxB]✓ cover
My Roommate's an Omega [BL] ✓ cover
Hidup di Dalam Bayangan cover

Mentarinya Sang Rembulan (Tamat)

30 chapitres Terminé

Tinggal di satu galaksi, bersama-sama hidup di planet bumi, tidak membuatku mudah tuk mendekati sang pemilik senyum tanpa lesung pipi. Dirinya memiliki pesona yang tidak bisa aku deskprisikan. Tatapan matanya yang teduh, menyejukkan siapa saja yang dipandang. Termasuk aku. Dirinya ibarat sang penerang dunia di malam hari. Dirinya yang memiliki pesona di tengah manusia lainnya, bagaikan bulan di antara bintang yang bersinar. Dirinya adalah rembulan dengan sejuta kawan. Dirinya adalah rembulan yang membutuhkan mentari tuk bersinar. Lalu, apakah bisa tercipta cerita di antara bulan dan mentari?