Mappanretasi
  • MGA BUMASA 4,710
  • Mga Boto 910
  • Mga Parte 32
  • MGA BUMASA 4,710
  • Mga Boto 910
  • Mga Parte 32
Kumpleto, Unang na-publish Apr 01, 2017
MAPPANRETASI

Diangkat dari salah satu budaya daerah di Kalimantan Selatan.

Cerita ini adalah fiksi. Tidak ada maksud menyinggung budaya yang bersangkutan.
*

Disclaimer : 

cerita ini adalah cerita fiksi yang dibuat untuk mengikuti event Amazing April di grup nulis yang diikutin.  PseuCom .

Segala hal yang ada di cerita ini,  sebagian besar adalah hasil riset di Gugel,  lalu dibumbui dengan imajinasi pengarang. 

Kalau ada kesalahan,  silakan salahkan Gugel.  Penulis hanya bertugas meracik hal-hal yang dianggap mitos, pantangan,  dan lain-lain,  yang ada di masyarakat menjadi cerita yang mudah dicerna.

Sekali lagi,  ini hanya fiksi.  Jangan terlalu dianggap serius kalo anda tidak ingin menjadi gila.
*

Jan bully dd.
Dd cuma menuhin epen.
Intinya dd buat ini cerita gak ada niat apa-apa selain niat ngerjain epen ㅠ.ㅠ

Cover by biancadiva
*

Yess
01042017
All Rights Reserved
Sign up to add Mappanretasi to your library and receive updates
o
#52budaya
Mga Alituntunin ng Nilalaman
Magugustuhan mo rin ang
Laksana Angin Bagaikan Hujan ni SkiaLingga
32 Parte Ongoing
Sebagai gadis malas yang lebih suka duduk bahkan jika disuruh berdiri, Serayu merasa aturan wanita bangsawan tidak cocok untuknya. Karena itu, ketika Maharaja menjodohkannya dengan seorang ajipati, haruskah Serayu bertindak sebagai wanita yang sesuai dengan keluarga kerajaan atau tetap menjadi dirinya sendiri? * * * Seorang gadis bangsawan dituntut menjadi cantik, berbakat dan berbudi luhur. Mereka juga harus mengikuti 3 aturan wajib seorang wanita sebelum dikatakan sempurna, yaitu; patuh pada ayah saat gadis, tunduk pada suami sebagai istri, dan mengikuti putra ketika menjanda. Jadi, seorang wanita bangsawan yang baik harus menurut saat dinikahkan oleh orang tuanya, rela ketika suaminya mengambil selir, dan mendukung putranya bahkan jika menantunya menderita. Serayu merasa itu semua tidak masuk akal. Jika pria bisa mengambil selir, kenapa wanita tidak dibolehkan melakukan hal yang sama? Jika pria bisa menikah lagi setelah istrinya meninggal, kenapa wanita harus tetap menjanda? Karenanya, Serayu memutuskan tidak akan menikah, lebih baik memelihara beberapa pria tampan dan hidup nyaman selamanya. Namun, Maharaja tiba-tiba menurunkan dekrit untuk menikahkan Serayu dengan salah satu keponakannya. Hal ini tidak hanya merusak rencana indah Serayu, tapi juga menyeretnya ke dalam perkara perebutan takhta antara pewaris. Dikatakan pernikahan di antara bangsawan adalah masalah kepentingan, dan tidak ada ketulusan dalam keluarga kerajaan, jadi saat dua insan dipersatukan secara paksa, semua orang mengira bahwa kehidupan pernikahan mereka tidak akan bahagia. Gadis malas yang suka berpura-pura bertemu dengan pria yang kerap memakai topeng―siapa yang akan pertama mengalah? Terutama saat Serayu menyadari bahwa suaminya yang 'baik' ternyata memiliki ambisi tinggi, haruskah dia mendukung atau menghentikannya? #Fiksi Sejarah-Romansa-Drama *** Dilarang untuk MENGCOPY/MENGAMBIL SEBAGIAN atau SELURUH isi cerita ini. Copyright©2024 Cover : Pinterest SKIA LINGGA
The Pianist Drawing Board (Selesai) ni Duchisaurus
12 Parte Kumpleto
(Highest Rank: #75 Chicklit, 29 Oktober 2016 Cover by: @adindputri) Muda, berbakat, dan ambisius.. Vita kira, dia sudah siap. Menjadi mahasiswi baru tidaklah gampang; selain harus berhati-hati dengan kondisi keuangan, dia juga harus belajar untuk menghiraukan ejekan dari teman-teman seangkatannya--hanya karena dia seorang penerima bantuan dari beasiswa. Berbekal niat untuk mengalahkan mereka, gadis itu berkutat dengan gunting, kain, dan inspirasi setiap harinya. Imajinasinya mengalir deras, seperti gumpalan benang warna warni yang tidak memiliki akhir. Berbekal determinasi dan anugrahnya, Vita percaya kalau dia bisa keluar sebagai pemenang dan menjadi yang tertawa paling akhir. Atau dia kira begitu. Sampai sesosok senior muncul dalam hidupnya--salah, bukan hanya sesosok, tapi dua! Yang satu menggoda'nya dengan rayuan manis, sementara yang satu menawarkan kestabilan finansial yang susah untuk ditolak. Bagai alunan musik yang indah, keduanya menghipnotis Vita untuk mulai memilih. Tidak ada jalan pintas untuk meraih mimpi. Tapi saat cobaannya seperti ini, bisakah Vita tetap berpegang teguh pada pendiriannya? ------------ ------------ JUDUL: The Pianist Drawing Board (Buku 1 dari PAC seri) GENRE: Romance, Drama, Young Adult, Chicklit RATING: 15+ (Jika kalian 15 tahun ke atas dan berpikiran terbuka, cerita ini aman untuk kalian) ------------ ------------ * DILARANG, melakukan plagiat baik copy paste maupun ide. Hak cipta dilindungi dan pelaku akan dikenakan sanksi hukum. Mohon readers beritahu saya jika menemukan cerita yang serupa dengan ini.
Magugustuhan mo rin ang
Slide 1 of 10
Laksana Angin Bagaikan Hujan cover
The Pianist Drawing Board (Selesai) cover
Saving Soren Adam [TAMAT] cover
LOYALTY [ ENDED ] cover
The Fog Witch cover
Mirea Revenge cover
NERO [Pindah ke NOVELTOON] cover
ONE SHOOT cover
Pink Shadow cover
Ny. Prasangka (Tamat) cover

Laksana Angin Bagaikan Hujan

32 Parte Ongoing

Sebagai gadis malas yang lebih suka duduk bahkan jika disuruh berdiri, Serayu merasa aturan wanita bangsawan tidak cocok untuknya. Karena itu, ketika Maharaja menjodohkannya dengan seorang ajipati, haruskah Serayu bertindak sebagai wanita yang sesuai dengan keluarga kerajaan atau tetap menjadi dirinya sendiri? * * * Seorang gadis bangsawan dituntut menjadi cantik, berbakat dan berbudi luhur. Mereka juga harus mengikuti 3 aturan wajib seorang wanita sebelum dikatakan sempurna, yaitu; patuh pada ayah saat gadis, tunduk pada suami sebagai istri, dan mengikuti putra ketika menjanda. Jadi, seorang wanita bangsawan yang baik harus menurut saat dinikahkan oleh orang tuanya, rela ketika suaminya mengambil selir, dan mendukung putranya bahkan jika menantunya menderita. Serayu merasa itu semua tidak masuk akal. Jika pria bisa mengambil selir, kenapa wanita tidak dibolehkan melakukan hal yang sama? Jika pria bisa menikah lagi setelah istrinya meninggal, kenapa wanita harus tetap menjanda? Karenanya, Serayu memutuskan tidak akan menikah, lebih baik memelihara beberapa pria tampan dan hidup nyaman selamanya. Namun, Maharaja tiba-tiba menurunkan dekrit untuk menikahkan Serayu dengan salah satu keponakannya. Hal ini tidak hanya merusak rencana indah Serayu, tapi juga menyeretnya ke dalam perkara perebutan takhta antara pewaris. Dikatakan pernikahan di antara bangsawan adalah masalah kepentingan, dan tidak ada ketulusan dalam keluarga kerajaan, jadi saat dua insan dipersatukan secara paksa, semua orang mengira bahwa kehidupan pernikahan mereka tidak akan bahagia. Gadis malas yang suka berpura-pura bertemu dengan pria yang kerap memakai topeng―siapa yang akan pertama mengalah? Terutama saat Serayu menyadari bahwa suaminya yang 'baik' ternyata memiliki ambisi tinggi, haruskah dia mendukung atau menghentikannya? #Fiksi Sejarah-Romansa-Drama *** Dilarang untuk MENGCOPY/MENGAMBIL SEBAGIAN atau SELURUH isi cerita ini. Copyright©2024 Cover : Pinterest SKIA LINGGA