Am I Wrong? [END]

Am I Wrong? [END]

  • WpView
    Membaca 38,930
  • WpVote
    Vote 1,800
  • WpPart
    Bab 60
WpMetadataReadLengkap Sab, Jul 2, 2022
-Sneek peak- "Vanya" Vanya berdeham untuk menjawab panggilan Reyhan "jangan pernah bersedih" kali ini Vanya melepas pelukannya dan menatap Reyhan dengan bibir mengerucutnya "aku akan sedih jika kau pergi" ucap Vanya membuat Reyhan menahan nafasnya sebentar karena terkejut "jika kau tidak mau aku sedih maka jangan pergi" Reyhan menghela nafasnnya menghilangkan rasa pedih di hatinya "bersedih tidak akan mengembalikan hal yang sudah terjadi, itu akan menghabiskan waktu mu. masih banyak emosi yang bisa kau keluarkan selain bersedih" "marah?" "bukannya memang kau selalu marah?" canda Reyhan yang langsung mendapati cubitan dari Vanya membuatnya tertawa, Reyhan kembali menatap Vanya dengan senyum hangatnya "cepat lupakan aku nanti ya" #4 in School June 2020
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#65
rich
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Bad Girl VS Bad Boy {END}
  • My BOYfriend [Sudah TERBIT di PlayStore]
  • MINE
  • ARANAYA (END)
  • VANYA
  • GeVania [END]
  • My Sweet Troublemaker [TELAH TERBIT]
  • Letha
  • Have you RESYA! [Tamat]
  • Antara Fajar Dan Senja [TERBIT]

Dua insan yang tidak pernah akur, selalu terjadi percekcokan antara mereka berdua. Hingga tidak sadar mereka menjadi dekat, dan Alam menguak sesuatu dari Ghea yang baru dia ketahui. Gadis itu...gadis keras kepala, nakal, tapi suatu waktu dia bisa melihat sisi lain gadis itu yang lemah. Satu fakta yang baru dia ketahui, dia bahkan mengenalnya sudah lama... "Cepet buka mulut lo! " pinta Alam. "Gak," "Cepet, lo keras kepala ya?!" ujar Alam dengan menekankan ucapannya. "Iya-iya," Alam menyuapinya bubur itu ke mulut Ghea tanpa perasaan, hingga membuat Ghea tidak bisa bernafas karena tersedak. Uhukk...uhukk... Dengan cepat Alam mengambil botol minumnya dari tas karena muka Ghea sudah merah, lalu diberikan ke Ghea dan tanpa berfikir ia langsung minum. "Minum-minum," 1 menit kemudian... "Lo gila ya? Lo mau bunuh gue? Gak gini caranya!" ketus Ghea sesekali batuk. "Hehehe...sorry, kalo bunuh lo gue belum ada niatan," balas Alam santai. Happy Reading

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan