Am I Wrong? [END]

Am I Wrong? [END]

  • WpView
    Reads 38,930
  • WpVote
    Votes 1,800
  • WpPart
    Parts 60
WpMetadataReadComplete Sat, Jul 2, 2022
-Sneek peak- "Vanya" Vanya berdeham untuk menjawab panggilan Reyhan "jangan pernah bersedih" kali ini Vanya melepas pelukannya dan menatap Reyhan dengan bibir mengerucutnya "aku akan sedih jika kau pergi" ucap Vanya membuat Reyhan menahan nafasnya sebentar karena terkejut "jika kau tidak mau aku sedih maka jangan pergi" Reyhan menghela nafasnnya menghilangkan rasa pedih di hatinya "bersedih tidak akan mengembalikan hal yang sudah terjadi, itu akan menghabiskan waktu mu. masih banyak emosi yang bisa kau keluarkan selain bersedih" "marah?" "bukannya memang kau selalu marah?" canda Reyhan yang langsung mendapati cubitan dari Vanya membuatnya tertawa, Reyhan kembali menatap Vanya dengan senyum hangatnya "cepat lupakan aku nanti ya" #4 in School June 2020
All Rights Reserved
#864
revenge
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • I'm Not Just a Figuran
  • GHAIKA (REVISI)
  • GRAVARENZO
  • The Time
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Tsundere Maniak Susu
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Transmigrasi Ziora

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

More details
WpActionLinkContent Guidelines