Ante Meridiem

Ante Meridiem

  • WpView
    Reads 298
  • WpVote
    Votes 53
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 25, 2017
Gadis yang adalah tetanggaku itu sudah jadi idamanku sejak kecil, sejak aku pindah rumah di samping rumahnya. Gadis yang berasal dari keluarga yang mengaku keturunan Jawa-Sulawesi dan berwajah mirip orang Italia itu tak pernah melirikku sama sekali. Mungkin juga karena aku tidak pernah mendekatinya. Ketika kemudian kami sama-sama tumbuh dewasa di sekolah yang sama, aku mendapatinya malah jadian dengan teman baikku. Entahlah, dia mungkin tidak pernah sadar kalau aku ada di dunia ini. Gak, deng. Gadis itu, Ischita Reline namanya, dan dia adalah partner ceritaku di atap rumah setiap subuh. Ischita, I'll meet you in 2.ante.meridiem. <><><><><><> Teen Fiction by Lizy In collaboration with @eclaireta✨
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Hate Rain
  • The Devil Girl? [TERBIT!]
  • Renald (Open PO)
  • Another Seyra! Antagonist Girl [End]
  • Listen To My Heartbeat [Sudah Terbit]
  • AlfaNada
  • Feel | END
  • ARULA
  • IS IT LOVE?  [On Going]
  • Fall in You (Selesai)

[ #1 in Rain, 01-09-2018 ] [ #20 in Teen Lit, 11-09-2018 ] [ #51 in Teen Fiction, 11-09-2018 ] Di saat aku membenci hujan, dia datang. Dia datang dengan segala intuisinya tentang hujan. Dia datang dengan segala kecintaannya dengan hujan. Aku jatuh cinta padanya. Sama seperti aku mencintai hujan karenanya. Tapi di hari itu, ia menghilang. Aromanya tak tercium lagi. Jejaknya sudah tak nampak lagi. Syahdunya tak terasa lagi. Ia pergi sebelum aku benar-benar memilikinya. Ia pergi sebelum aku benar-benar mempercayainya. Ia pergi meninggalkan rasa dan juga tanda tanya. Dan, di mana tepat pada 228 hari aku mengenalnya, aku baru mengerti semuanya. Tentang beberapa hal yang sengaja dia sembunyikan, dan juga tentang kenapa dia menyembunyikannya. Saat itu, aku merasakan kehadirannya. *** "Tentang seberapa pentingnya menutup rapat lembaran lama, tatkala lembaran baru mulai terbuka." -Syachwaldan Rizky

More details
WpActionLinkContent Guidelines