Menuai Hikmah Patah Hati

Menuai Hikmah Patah Hati

  • WpView
    Reads 273
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 3, 2018
Kumpulan prosa tentang renungan patah hati. Meski kau merasakan patah hati terhebat sekalipun, kau masih punya lebih banyak kesempatan untuk bangun dan bangkit lagi. Memulai lembaran baru dan tidak mau lagi terjebak pada kenangan masa lalu. Patah hati bukan berarti kau telah selesai, masih banyak yang dapat kau lakukan selagi mau merenungi hikmah di balik patah hati. Berselancarlah bersama jentikan jemari tentang patah hati.
All Rights Reserved
#376
broken
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU
  • Tentang Kamu [Completed]
  • Hurt Inside
  • Monolog
  • ASKARA LANGIT BIRU
  • SELEPAS KAU PERGI (END)
  • Barisan Penyesalan
  • SEMESTAKU [Segera Terbit]

Aku percaya cinta adalah sebuah pelukan hangat, bahkan di tengah gemuruh hujan. Tapi siapa sangka, pelukan yang sama kini meninggalkan dingin di tubuhku? Kamu meninggalkanku, dan aku tak pernah siap untuk kehilanganmu. Kehilanganmu bukan sekadar perginya seseorang dalam hidupku. Kehilanganmu adalah tentang diriku yang kian merapuh, bagian-bagian dari diriku yang tercerai-berai, seperti serpihan kaca yang tak tahu bagaimana akan kembali utuh. Aku mencoba menulis surat untukmu, berharap kata-kata bisa menggantikan kehadiran yang hilang. Namun, setiap huruf yang kutulis, hanya menambah luka, mengingatkanku pada rindu yang tak akan pernah sampai kepadamu. Mungkin, mencintaimu adalah keindahan sekaligus kutukan. Sebuah hadiah yang diiringi keperihan tanpa akhir. Dan di sinilah aku, yang dalam diam melangitkan namamu. Untukmu, yang kucintai dengan penuh Namun tak pernah menyadari kehadiranku. Buku ini sengaja ditulis untuk nama yang selalu kulangitkan namun enggan untuk menyambutku, yang hadirnya pernah membuat duniaku mekar dengan indah, yang kehilangannya membuat diriku merapuh bersama serpihan luka yang ia tinggalkan. Dan buku ini sekaligus dedikasi untuk mereka yang pernah kehilangan, untuk hati yang berani mencintai meski tahu akan terluka. Karena di balik setiap tetesan air mata, selalu ada cerita yang layak untuk diceritakan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines