We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
After Dunya Before Aghiraa

After Dunya Before Aghiraa

  • WpView
    Reads 39
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 4, 2017
WpInfo
Fiction
Science Fiction
Tuhan menciptakan manusia sebagai makhluk yang paling sempurna. Tapi pernahkah kau mendengar manusia dapat menyandingi ciptaan-Nya? Di abad ini semua manusia berlomba-lomba untuk membuat suatu makhluk yang dapat mendekati manusia. Semua mati sia-sia! Puluhan tahun berlalu tapi kesuksesan terbesar manusia adalah I-bot, terkecuali ia yang dapat menciptakan sebuah makhluk yang hampir mendekati kesempurnaan manusia. Tapi dia hanya manusia biasa, ciptaannya memiliki segudang kelemahan. Makhluk apakah itu? Tapi sayangnya hanya penciptanya saja yang mengetahui itu. Bahkan sejarah pun tidak bisa mengoyak bayang masa. Apakah yang terjadi dengan makhluk tersebut? Berawal dari penderitaan, kesedihan, kerapuhan hingga akhirnya ia menemukan kesenangan, kebahagian lalu tinggalkan itu semua and repeat again! Mari kita susun teka-teki dari permainan yang telah dibuatnya, jangan sampai kita tersesat dan terperosok jauh kedalam jebakannya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Devil (Moriarty the Patriot x OC)
  • ɪ ʙᴇᴄᴀᴍᴇ ᴀ ᴘᴏᴏʀ ᴘʀɪɴᴄᴇ
  • ﹪ ׅ 𝅦𝅦 Ur smile :D ☆ countryhumans Indonesia ━ׄ┈⋄⃞🇮🇩̷𝆭
  • 🄸🄽🄳🄾 🅈🄾🅄'🅁🄴 🄼🄸🄽🄴 {Tamat}
  • DragonLord
  • ᴅɪꜰꜰᴇʀᴇɴᴛ ʏᴇᴀʀꜱ ɪ ꜱᴛɪʟʟ ʟᴏᴠᴇ ᴜ {The End}
  • Mind Seth [END]
  • Why Can I Fall In Love With You [ Indonesia Sub, countryhumans  ] End S1
  • Paradis | Eremika (Attack on Titan)

Iblis, apa kalian percaya iblis itu ada? Makhluk yang selalu memancing manusia untuk melakukan dosa, menggoda manusia untuk melakukan hal-hal yang dilarang oleh Tuhan. Mereka selalu merasa senang akan manusia yang melakukan dosa, hal itu memberikan mereka kesenangan tersendiri. Pada abad ke-19, beberapa orang masih percaya akan adanya keberadaan iblis. Sebagian lagi sudah melupakan hal itu dan sibuk mencari kepuasan yang ada di dunia.

More details
WpActionLinkContent Guidelines