Smaphore In Love

Smaphore In Love

  • WpView
    LECTURAS 529
  • WpVote
    Votos 14
  • WpPart
    Partes 11
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, may 26, 2017
TIARA! Panggil sesorang yang suaranya kukenal,dia kaka kelas paling menyebalkan untuk apa dia memanggil ku,saat aku membalikan tubuhku aku melihatnya memegang tongkat pendek yg sudah ada bendera di ikatnya,dia menggerakan tubuhnya ya! Aku tau dia sedang membentuk beberapa huruf,saat selesai Astaga,diaa,diaaa...! Aku mengeja setiap gerakan yang dia lakukan,aku badanku terdiam kaku dan jantungku berdetak kencang...apa dia merasakan yang sama?
Todos los derechos reservados
#126
scout
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • DeaSea
  • My First Love [END]
  • Sweet Combat
  • Gue (Nggak) Jelek! [Completed]
  • Elvina [COMPLETED]
  • Argithan √
  • Kelas A [End]
  • RAISEN
  • THE NEW GIRL [SELESAI]
DeaSea

Ikan hiu makan Nadea I love you yang baca "Hah?!" teriakku spontan. Cinta yang terbentuk dari hati seorang gadis pindahan dari kota dan sekolah lain. Perasaan yang tak asing dari hatinya itu berhasil muncul dalam satu waktu. Dia merasakannya di saat mata hitamnya, dengan tak sengaja menatap siswa bermata teduh. Sean, namanya. Anak remaja yang benar-benar buta akan arti suka, arti sayang, dan tidak tahu arti cinta dengan lawan jenisnya ini, mendadak paham. Tanpa disadari, dia mengalami getaran hebat di dalam dadanya. Dan anak perempuan itu adalah aku, Nadea. °•°•° Alin, dia adalah gadis pecinta jepit pita garis keras. Dia juga yang menyemangati dan mengingatkanku di saat tahu kalau aku mencintai teman sekelasnya. Dia juga yang menghiburku ketika Sean memperkenalkan sosok Elisa di hadapanku. Dan Alin juga yang membuatku tertawa saat seorang Nino menggodanya. Dia benar-benar sahabat terbaikku. "AAA... NINO GILA!" dengan mata terpejam Alin berteriak. Aku tahu apa yang dilihat Alin, jadi aku hanya bisa bungkam sambil melihat ke arah Alin. Aku perlu mengatakan kalau ceritaku ini memang penuh keseruan dan candaan, juga tak jarang ada air mata yang harus keluar dari tempatnya. Tentu, aku sulit menghentikan itu. Dan ini yang kutanyakan, bisakah kisah ini berakhir dengan manis, semanis senyumku? °•°•° 🚫Don't Copast My Story🚫

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido