Aretha, gadis berusia 23 tahun yang sedang patah hati (tepatnya gagal menikah dengan tunangannya, karena tunangannya berselingkuh) 3 bulan sebelum pernikahan, lelaki yang 2 tahun bersamanya tega menduakan bahkan hanya memanfaatkan Aretha yang saat itu bekerja di perusahaan minyak dengan gaji lumayan. Karena malu entah apa, hingga Aretha resign dari perusahaan itu, mengurung diri berbulan bulan, diet mati matian, dan menutup diri dari lelaki manapun. Hingga suatu ketika, dipertemukannya dia dengan lelaki dewasa, tampan, sopan, manis, baik, dan ramah. Pertemuan tak sengaja di atas pesawat yang sama-sama membawa mereka ke kota Jakarta. Merekapun semakin intens berhubungan melalui social media. Aretha yang awalnya ragu, kembali menemukan jatidiri nya, menemukan semangat untuk bangkit dari keterpurukan hatinya. Sosok Maven yang begitu dewasa, membuat Aretha nyaman bahkan jatuh hati. Namun saat hati sudah mencintai, hubungan mereka juga lebih dekat, kenyataan pahit harus Etha alami, Maven sudah berkeluarga dan memiliki satu orang putra. Kembali Etha dihadapkan pada kebimbangan, menjadi orang ketiga atau mundur? Sedang tidak dipungkiri Mavenpun berjuang untuk hubungan terlarang mereka.
Bagaimanakah kisan selanjutnya???
*jangan lupa votte n comment, biar cepet di lanjutkan n tuntaskan ceritanya
thanks
Cerita hanyalah fiktif belaka, jika ada kesamaan nama, kejadian dan tempat maka itu adalah unsur ketidaksengajaan
Hanum harus merasakan pahit ditinggalkan oleh suaminya dalam kecelakaan saat pergi bekerja. Bersama dengan anaknya Azka yang baru berumur 3 tahun, Hanum yang berusia 28 tahun harus menjadi ibu dan berusaha membuat Azka tak pernah merasa kekurangan terhadap sosok ayah. Namun ketika kesempatan kedua datang, di waktu yang tidak pernah ia sangka, dengan orang yang tidak pernah terlintas dalam benaknya, akankah ia menyambutnya?
○○○
Menyandang status "duren" alias duda keren di kantor selama 8 tahun bukan hal yang mudah bagi Andre. Selain ia tahu bahwa kisah perceraiannya akan menjadi bahan gosip sepanjang masa, sudah tak terhitung perempuan-perempuan yang mencoba flirting mencari perhatiannya. Di usia 40 tahun bukannya tertarik Andre justru semakin ingin menarik dirinya dari dunia luar selain rumahnya dan kelompok bersepedanya, malas berurusan dengan semua itu. Namun tidak ketika melihatnya, Andre justru ingin berlama-lama melihat sosoknya, memang benar entah kenapa tapi merasakan nyaman tanpa alasan itu memang ada.