Miracles in December

Miracles in December

  • WpView
    Reads 89
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 8, 2013
Terdengar alunan lembut berasal dari not not piano yang dimainkan oleh pemuda itu. Kalau di dengarkan begitu jelas, nada tersebut menggambarkan kesedihan yang amat mendalam. Pemuda itu sangat menghayati memainkan nada tersebut sampai selesai. Kemudian ia menyudahi memainkannya. Ia menunduk sambil memejamkan matanya, memori bersama perempuan itu teringat lagi. Terutama ketika perempuan tersebut mengucapkan kalimat selamat tinggal. “aku ingin kita akhiri saja hubungan yang sudah kita jalani ini” “selamat tinggal” mind to read? ^-^
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • [BL]The Last Place (on Going)
  • Alenara; Living in a Fairy Tale
  • Rumah Untuk El
  • Puing luka
  • ALUNA
  • [✓]ɴᴏᴛᴇʙᴏᴏᴋ • ᴸᵉᵉ ᴶᵉⁿᵒ ˣ ʸᵒᵘ
  • SENANDIKA (Zeedel)

rumah yang tadinya harmonis, berubah 180° hanya dalam satu malam,dan di sini lah kehancuran di mulai Entah siapa yang salah di sini,dan siapa yang tersakiti disini, semuanya merasakan sakit yang sama,namun mereka lebih memilih bertahan karena alasan masing masing. "Kita ga boleh benci sama orang yang udah hancurin hidup kita,kita juga ga boleh balas dendam sama orang yang merenggut kebahagiaan kita,semuanya sudah di atur dan tuhan tau mana yang lebih baik"-indah lexia cahya • • • • • • "Kita ga boleh benci sama dia kak,yang salah bundanya bukan dia" ucap indah mengusap lembut rambut panjang putrinya *kalau ga paham deskripsi nya mending langsung baca aja* ⚠️Wajib vote dan komen!!! •sebelum baca ikuti akun ku dulu biar ga ketinggalan info cerita kedua aku,semoga banyak yang suka ya..

More details
WpActionLinkContent Guidelines