BLESSÉ
  • WpView
    Reads 119
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 7, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
"LO! Lo kenapa bersikap seakan-akan ngasih harapan lebih ke gue sih?!!!" dan itu sakit. lanjut batin gue "....." dia.Dia cowok yang gue suka -atau mungkin udah gue sayang- cuma diem tanpa jawab pertanyaan gue. "Lo bersikap manis ke gue,Lo bikin gue merasa yang paling spesial, Lo bikin gue ga mau ngelakuin apa apa cuma karena apa?! KARENA LO NATH!LO!!" Hening lagi.... "Btw... selamat yaa" kata gue memulai percakapan lagi "Selamat?" aahhhh akhirnya dia ngomong juga. "Iya, selamat udah bikin hati gue hancur"
All Rights Reserved
#5
hurted
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DeaSea
  • DRABIA [END]
  • FAVORITE PART
  • Fourple Of Love
  • You Are My Destiny
  • MY SENIOR
  • Crazy Couple [End] ✔
  • Love and Broken Heart
  • Lelah Dilatih Rasa [END]
  • RAJAWALI
DeaSea

Ikan hiu makan Nadea I love you yang baca "Hah?!" teriakku spontan. Cinta yang terbentuk dari hati seorang gadis pindahan dari kota dan sekolah lain. Perasaan yang tak asing dari hatinya itu berhasil muncul dalam satu waktu. Dia merasakannya di saat mata hitamnya, dengan tak sengaja menatap siswa bermata teduh. Sean, namanya. Anak remaja yang benar-benar buta akan arti suka, arti sayang, dan tidak tahu arti cinta dengan lawan jenisnya ini, mendadak paham. Tanpa disadari, dia mengalami getaran hebat di dalam dadanya. Dan anak perempuan itu adalah aku, Nadea. °•°•° Alin, dia adalah gadis pecinta jepit pita garis keras. Dia juga yang menyemangati dan mengingatkanku di saat tahu kalau aku mencintai teman sekelasnya. Dia juga yang menghiburku ketika Sean memperkenalkan sosok Elisa di hadapanku. Dan Alin juga yang membuatku tertawa saat seorang Nino menggodanya. Dia benar-benar sahabat terbaikku. "AAA... NINO GILA!" dengan mata terpejam Alin berteriak. Aku tahu apa yang dilihat Alin, jadi aku hanya bisa bungkam sambil melihat ke arah Alin. Aku perlu mengatakan kalau ceritaku ini memang penuh keseruan dan candaan, juga tak jarang ada air mata yang harus keluar dari tempatnya. Tentu, aku sulit menghentikan itu. Dan ini yang kutanyakan, bisakah kisah ini berakhir dengan manis, semanis senyumku? °•°•° 🚫Don't Copast My Story🚫

More details
WpActionLinkContent Guidelines