You're Is My Mine

You're Is My Mine

  • WpView
    LECTURAS 325
  • WpVote
    Votos 32
  • WpPart
    Partes 6
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, jun 27, 2018
Aku Erista. Hidupku sangat damai, tentram dan sempurna. Walaupun aku tidak memiliki niichan tapi aku memiliki 3 orang sahabat yang selalu ada disetiap saat. Aku tidak membutuhkan apapun lagi dalam hidupku. Dan suatu malam datanglah seorang yang misterius yang menginginkan aku sebagai imoutonya. Dia... Yang menganggu kehidupanku dan yang menghancurkan kedamaian dalam hidupku.. Dan membuat hidupku tak beraturan Dia... Yang selalu memaksa dan berusaha untuk mendapatkan pengakuan dariku Ya... pengakuan bahwa dia itu niichanku Dialah... Tris Louis van Berg Aku sangat membencinya Akankah aku bisa menghadapinya dalam kehidupanku... Akankah dia berhasil mendapatkan pengakuan itu dariku....
Todos los derechos reservados
#147
asrama
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • F.R.I.E.N.D.S ; The reason of parting (END)
  • Verronica (COMPLETED)
  • C I N (T) A (COMPLETE)
  • VIOLETTA (Triangle Love)
  • BadBoy X BadGirl
  • BYE BYE MY NIGHTMARE ☑
  • KenSil (Kisah yang Belum Usai) ✓
  • Ferocious Girls Generation
  • My Doll {END}
  • My Life is My Secret - IMiaw

"Aku sangat mencintainya. Setiap malam aku selalu memikirkannya. Tapi apa dayaku? Di matanya aku hanyalah sahabat yang mungkin sudah dianggap seperti saudara sendiri. Kerap kali aku cemburu ketika dia bersama dengan wanita lain. Namun dia selalu tidak menganggap kegusaran hatiku. Membiarkan aku tenggelam dalam kepedihan, sendirian." "Dia cantik, sejak awal aku memandangnya telah ada rasa yang tak biasa. Matanya selalu mengundang getaran yang mendesirkan darah, mendebarkan jantung, hingga jari-jari bergetar hebat. Tapi rasa hanya sekadar rasa. Aku tak mampu untuk mengungkapkannya. Kedekatan kami tidak seromantis itu. Ada tembok besar berkedok persahabatan yang menghalangi hatiku untuk berbisik ke telinganya. Mungkin hingga kini dia pun hanya menganggapku tak lebih dari sekadar sahabatnya." "Biarlah aku diam, meski sebenarnya sangat ingin mengutarakan. Acapkali, menjadi pembohong itu perlu. Karena memang tidak semua kejujuran itu baik adanya. Mungkin selamanya hanya aku yang tahu tentang perasaan ini. Sudah tekadku. Demi kamu, demi dia. Demi kita."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido