Story cover for Imprfect by caramelllc
Imprfect
  • WpView
    Reads 1,540
  • WpVote
    Votes 191
  • WpPart
    Parts 26
  • WpView
    Reads 1,540
  • WpVote
    Votes 191
  • WpPart
    Parts 26
Complete, First published Apr 02, 2017
Arletta, gadis yang selalu ceria tiap harinya. Gadis yang penuh dengan semangat untuk melakukan segala sesuatunya. Ia melewati hari-harinya bersama dengan ketiga temannya, Demetria, Alvis, dan Devano, belum lagi ditambah dengan adik kelasnya yang senang sekali dengan mereka berempat, dan teman sebangku Arletta yang aneh, Naira. 

Tapi, suatu hari, suatu kecelakaan mengubah segalanya. Mengubah seluruh hidupnya. Berawal dari seorang gadis manis yang periang, menjadi perempuan yang selalu terlihat murung. Keluarga dan teman-teman terdekatnya terus berusaha untuk mengembalikan Arletta yang dulu, yang cerah seperti matahari yang membawa kebahagian bagi orang di sekitarnya. Tapi, gelas yang sudah pernah pecah tidak mungkin bisa kembali seperti sebelumnya, bukan? Apalagi kalau sudah rusak untuk kedua kalinya.
All Rights Reserved
Sign up to add Imprfect to your library and receive updates
or
#230devano
Content Guidelines
You may also like
Rainangkasa #2 [END] by AmandaPutri685
38 parts Complete
Hujan memang diciptakan untuk dijatuhkan. Semau dan semampu apapun hujan bertahan, tetap saja jatuh ialah keharusan. Semesta tak kenal kasih. Semesta tak pernah memilih. Jika sebuah hati berpaling, itu bukan salah semesta. Jika pada akhirnya harus mengenal perpisahan, itu juga bukan salah semesta. Salah seseorang yang tak bisa menjaga, salah seseorang yang hanya memberi kecewa. Hujan tak pernah menuntut perlakuan istimewa, namun bukan berarti dirinya diabaikan. ***** "Sa, aku cuma bantu kamu buat bebas. Biar kamu gak lagi sembunyi-sembunyi jalan sama cewek mana pun. Ini satu-satunya cara yang terbaik buat aku dan juga kamu." "Ra... " suara Angkasa berubah parau. Gerimis yang jatuh seakan menusuk seluruh tubuh Angkasa membuatnya merasa kesakitan, terutama hatinya. Namun di sini bukan hanya Angkasa yang merasa sakit, tapi Raina juga. Perempuan itu jauh lebih sakit. "Gue janji, Ra. Gue janji bakal berubah. Kasih gue satu kesempatan lagi." pintanya. Raina menggeleng seraya menarik lengannya. Kemudian, ia beranjak bangun. Disusul oleh Angkasa. Kini keduanya saling berhadapan dengan keadaan basah kuyup. "Aku harap suatu saat kamu temuin perempuan yang bisa bikin kamu bahagia, Sa." ***** Hubungan mereka berada di ambang perpisahan ketika perlahan-perlahan seseorang mengusik hati masing-masing. Ketika kisahnya tak lagi tentang dua orang yang jatuh cinta, tapi tentang dua orang yang sama-sama terluka, sama-sama mencoba bertahan, dan sama-sama melepaskan. Hujan sudah cukup sabar selama ini. Lantas, apakah masih ada kesempatan untuk merekatkan kembali yang retak? Mengembalikan kepercayaan yang dipatahkan?
You may also like
Slide 1 of 10
DEVAN cover
1. DEVALETTA [END] cover
A Scratch For Sanguinis [Orine] cover
Untuk Dua Merpati Hebatku cover
Kapasitas Semesta cover
Lingga [SELESAI] cover
TRANSMIGRASI 3 SAHABAT (Revisi) cover
Mentari Sebelum Hujan (SQUEL RAINA HUJAN TELAH DATANG)  cover
Rainangkasa #2 [END] cover
TEMAN?  cover

DEVAN

3 parts Complete

Agasa Devan Pratama, bukan laki-laki yang femous disekolah, bukan laki-laki bad boy yang disukai banyak cewek-cewek disekolah, bukan laki-laki playboy yang nembak seluruh populasi cewek disekolah, bukan juga cowok dingin yang suka ngomong singkat seperti kebanyakan cerita diberbagai novel, dia berbeda. Hidupnya memiliki banyak warna, sampai-sampai perempuan bernama Icha Aprilia Renata yang hidupnya biasa-biasa saja tertarik dengan cahaya warna-warni yang dimilikinya. Sampai pada akhirnya mereka berdekatan, mereka tertawa bersama, saling bertukar senyuman dikala setiap tatapan, dan sampai pada akhirnya juga sesuatu yang tak diduga terbongkar. Hingga memunculkan perasaan aneh pada diri Icha, ya.. Icha menyukai Devan, Devan tau. Namun Devan menganggapnya hanya sebatas teman. Seketika warna-warni yang Devan beri berubah menjadi gelap, saat itu juga Icha merasakan sakit untuk kedua kalinya. ~Untuk kamu yang menganggapku sebagai teman. Terimakasih:)~