Nada
  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 3, 2017
Hidup ini memang keras. Sesulit apapun kita mencoba untuk merubah nya akan tetap sama saja karena ini semua sudah takdir, takdir yang ditentukan oleh Tuhan. Seseorang yang menyesal dengan tindakan yang dia pernah lakukan membuat dia kehilangan seseorang yang dia sayang dan cintai. Ini aku, Nada Piers yang hatinya kamu sakiti berulang kali tanpa celah sedikitpun. Ini gue, Daniel Harrison yang cemburu melihatnya dekat dengan sahabat dekat gue, loe milik Daniel. Ingat itu. Ini gue, David Erlangga yang selalu sayang dan cinta sama Nada.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • FEARLESS || JAYISA
  • The Scenario (Different Grooves)✓
  • True Love Always Together[End]
  • DEAF TO BLIND
  • Jodoh Gue!!! [END]
  • SHANA
  • Masih [TELAH TERBIT]
  • Kakak kelas Amburasud!
  • Jodoh dan Takdir

Hidup itu pilihan. Tapi ada karena suatu kesalahan bukanlah suatu keinginan. Toh yang namanya manusia pasti pernah khilaf pada masanya. Siapalah yang bisa mengira seperti apa Tuhan menorehkan takdir seseorang. Sera, gadis cantik yang terlahir mandiri sejak kecil itu ditakdirkan bertemu dengan Kafka, laki-laki yang selalu ingin terlibat dalam setiap proses dan langkah kecilnya. Membuat Sera mau tidak mau menerima eksistensinya. Bersamaan dengan itu banyak hal baru yang Sera temukan, termasuk menekan rasa takutnya untuk memperjuangkan Kafka, agar selalu menjadi miliknya. Pun dengan Kafka yang juga melakukan hal yang sama. "Ka, aku nggak pantes ya berdiri di samping kamu?" "Kata siapa? Ra, hidup itu simpel, Tuhan kasih banyak opsi buat dijadikan pilihan. Kalau nggak bisa berdiri di samping aku, kamu bisa duduk di pangkuan aku. Jangan takut, Ra. Mereka cuma iri. Kita bisa berjuang sama-sama." "But i'm a mess." Kafka tersenyum, "Kalau gitu kita tata lagi perlahan, sampai kembali seperti semula. Nggak ada yang perlu dikhawatirkan, selagi bersama, semuanya bakal berjalan sesuai rencana, Ra."

More details
WpActionLinkContent Guidelines