The Plan in Alexandria's

The Plan in Alexandria's

  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 18, 2017
Nama International Media Network mulai di kenal pada tahun 2011 saat perusahaan ini mampu mengangkat berita mengenai Revolusi Mesir. Dimana Adrian (36th ) alias Li di bantu tim mampu menaklukan rasa takutnya menyusuri konflik antara pendukung Muhammad morsi dan Muslim Brotherhood serta terkait penentangan 30 tahun kekuasaan Mubarak. Menurutnya sesulit apapun keadaan itu yang mungkin membahayakan mu, jika tuhan mengkehendaki mu untuk tetap hidup,kau akan bahagia selama kau masih ada di jalannya . " mengapa kau tidak dari dulu mengesahkan keislaman mu?" Li tersenyum dan menjawab " aku hanya ingin Alexandria menjadi saksi atas segala kisah yang telah aku lewati dan itu semua karena kau dan atas izin Allah. Kau pernah berkata pada ku ,jika Allah mengizinkan kita akan di pertemukan dan Alexandria ini lah saksinya."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MENGEJAR SURGA (KOMPLIT)
  • Moonlight Glow in the Heart [On Going]
  • Sun Shine: The Our Star
  • The An Incident
  • Go To Jannah With My Husband [ ON GOING ]
  • Alifa Story [END]
  • Gus Arsya
  • Lia (Tamat)
  • Badgirl Masuk Pesantren (END)
  • PANDORA

Pemuda lulusan Universitas Al-Azhar, Cairo, sudah satu tahun kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan pendidikaannya S1 Fakultas Kedokteran di Kairo. Aldevaro Iqbal yang sering disapa Al ini telah menjadi dokter di salah satu rumah sakit Islam ibu kota. Sikapnya yang santun, ramah, dan pintar menjaga jarak dengan lawan jenis membuatnya hingga saat ini sendiri. Al pernah tertarik pada seorang muslimah asal Indonesia yang dulu beberapa kali dia lihat satu kampus dengannya. Namun, dia tak berani mendekat apalagi berkenalan. Jika wanita itu berbicara, suaranya lembut, senyumnya manis, dan tatapannya meneduhkan. Pernah sekali Al tak sengaja mendengarnya membaca Alquran, hatinya bergetar hebat. Setelah itu dia tak lagi pernah bertemu dengannya. Andai saja saat itu Al memberanikan diri mencari tahu siapa gadis itu, mungkin sekarang dia sudah melamarnya. _________ Dibesarkan dan dididik di lingkungan pesantren, membuatnya tumbuh menjadi gadis yang tahu aturan serta ajaran agama. Dialah Aisyah Puspa Lili. Keluarga dan teman-temannya sering menyapanya Lili. Lili putri bungsu dari dua bersaudara. Kakak lelakinya sudah menikah. Menjadi putri Kiai Dahlan, tak serta merta membuatnya sombong dan selalu dipatuhi perintahnya. Dia biasa membaur dengan santri-santri dan mengikuti kegiatan yang sudah dijadwalkan dari pengurus pesantren. Selesai kuliah, Lili memilih menjadi pengajar di pesantren orang tuanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines