Time Off  ( TAHAP REVISI )

Time Off ( TAHAP REVISI )

  • WpView
    Reads 208
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 24, 2025
Mengejarmu , menatapmu , dan menyatakan perasaanku kemudian kita jadian. Ku kira akan sesimple itu. Kenyataannya, kau tak pernah melirikku, bagaikan angin yang dapat engkau rasakan tapi tidak dengan melihatnya. Bodoh jika aku tak berpikir untuk menyerah, ceroboh dengan hatiku yang terus berjuang hanya karena melihat matamu menatapku kembali, bimbang ingin mengatakan tak suka saat tanganmu meraihku untuk mendekat. Lelah, sakit, perih apapun yang menggambarkan isi hatiku sesaat hilang karna melihat senyumanmu. Tapi aku sudah cukup lelah, engkau bagai ombak, datang menghantamku, menyuruhku untuk mengikutimu dan tak lama meninggalkanku sendirian dalam kebingungan. Aku lelah mengejarmu , aku lelah menerima sikap cuekmu padaku, mencoba untuk menutup hatiku dan membukanya pada yang lain. Sulit? Tentu saja.... Senyumanmu bagai rumus pitagoras yang wajib ku hafalkan, tapi aku harus melupakanmu dan ini tepat untukku dan baik pula untukmu bukan? Dan hari dimana aku melupakanmu, mencoba menerima hati yang berbeda. Kau Datang. Menyatakan perasaanmu padaku , berlutut dan mengembangkan senyum yang dulu sempat kusanjung-sanjung. Tapi tidak untuk sekarang, senyuman itu kini membuatku muak, senyumanmu terlihat seakan engkau lupa hari-hariku yang hancur karenamu. Setelah kau mencampakanku, kau berniat menyesali itu? Kenapa tidak dari dulu?! Aku sakit! Aku cukup sakit, semalaman aku menangis hanya untuk orang yang bahkan tak menganggapku ada. Aku tak akan kembali pada versi lamaku. Aku menolakmu dan mengatakan bahwa aku sudah memiliki penggantimu. Aku sangat membencimu mulai sekarang! Kukira setelah melontarkan penolakkanku, kau takkan kembali lagi. Namun aku salah, Kau datang kembali menemuiku dengan keadaan yang sangat kacau. Pada akhirnya apa aku harus memberimu kesempatan kedua?
All Rights Reserved
#456
ceritasedih
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nakula
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Prahara Lamaran [END]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Salah Status
  • Nala dan Mas Juragan
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
Nakula

[Belum direvisi] Bagaimana perasaan kalian jika memiliki pacar yang begitu sempurna. Bukan hanya dari fisiknya dan wajahnya tapi juga prestasi yang dia miliki. Rasanya itu sebuah anugerah, bukan? Itulah yang dirasakan oleh Jia Ayunara. Gadis biasa yang memiliki wajah tembam dan badan sedikit berisi. Baginya dia tidak ada cantik-cantiknya. Tentunya dia senang dan lebih tepatnya sangat senang. Hingga suatu hari, Jia baru sadar jika apa yang sudah dia lakukan adalah hal yang salah. Memang seharusnya sedari awal dia tidak menerima semua itu. Apa yang mereka katakan tentang pacarnya dan primadona sekolah memang benar. Mereka sama. Mereka sederajat dan ciuman yang dia lihat sudah menjawab semuanya. Nakula Janendra Damayantra bukan hanya mengajarkannya cinta tapi juga mengajarkannya makna sakit hati. Putus adalah jalan terbaik bagi Jia dan juga awal gila yang dia lakukan. Nakula tidak akan pernah membiarkan hal itu terjadi. [Start: 13 Desember 2025]

More details
WpActionLinkContent Guidelines